PBB Sebut Penyakit dan Kelaparan akan Sebabkan Kematian di Sudan Selama Perang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 09 Oktober 2024
PBB Sebut Penyakit dan Kelaparan akan Sebabkan Kematian di Sudan Selama Perang

Anak-anak di Sudan./ANTARA/Anadolu/py

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa kelaparan dan penyakit akan menyebabkan banyak kematian di Sudan yang dilanda perang kecuali tindakan darurat diambil.

Malnutrisi, fasilitas kesehatan yang rusak, dan lonjakan kasus kolera telah menghancurkan populasi di Sudan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PBB menekankan ini menjadi tugas berat para relawan PBB yang bekerja di Sudan.

“Anak-anak dan ibu-ibu yang kekurangan gizi meninggal karena kurangnya akses terhadap perawatan, dan kolera menyebar di banyak bagian negara ini,” kata direktur regional WHO Hanan Balkhy dalam jumpa pers di Kairo, dikutip dari Aljazeera, Rabu (9/10).

Perang yang sedang berlangsung antara Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang merupakan pasukan paramiliter telah berkecamuk sejak April tahun lalu. Sejauh ini perang tersebut tercatat oleh PBB telah menewaskan 20 ribu orang dan menyebabkan lebih dari 10 juta orang mengungsi, termasuk 2,4 juta orang telah melarikan diri ke negara lain.

Baca juga:

Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Yaman, Sudan, dan Palestina

Amerika Serikat mengumumkan pada Selasa pekan ini bahwa mereka telah menambahkan Algoney Hamdan Dagalo Musa, adik dari komandan RSF Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti, ke dalam daftar sanksinya.

Departemen Keuangan AS menuduh Musa memimpin pengadaan senjata RSF dan memperpanjang perang saudara di negara itu. (ikh)

#Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 8 menit lalu
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Bagikan