PBB Kutuk Aksi Pembakaran Wanita Afghanistan

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 24 Maret 2015
PBB Kutuk Aksi Pembakaran Wanita Afghanistan

Wanita Afghanistan dibakar atas tuduhan pembakaran Alquran pada Kamis (19/3). (Foto: BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional – Sebuah video memilukan sedang ramai diperbincangkan media internasional belakangan ini. Kasus pembakaran seorang wanita Afghanistan yang dituduh membakar Alquran ini memang dinilai sadis. Terlebih lagi telah beredar kabar bahwa tuduhan tersebut belum terbukti hingga sekarang. (Baca: Diduga Bakar Alquran, Wanita Afghanistan Dibakar Massa)

Pada video tersebut, wajah wanita yang dikabarkan bernama Farkhunda berlumuran darah. Tubuhnya dihempas ke tanah beberapa kali, ditendang, dan dipukul dengan batu, tongkat, serta papan. Di menit terakhir video, Farkhunda yang sudah tewas karena serangan massa akhirnya dibakar. Jasadnya pun dibuang ke sungai.

Peristiwa sadis yang terjadi di Kabul, Afghanistan, pada Kamis lalu (19/3) ini menimbulkan banyak reaksi dari berbagai kalangan, tak terkecuali dewan tertinggi internasional PBB. PBB pun mengutuk kejadian yang mereka juluki sebagai “pembunuhan brutal” ini.

Seperti dilansir CNN, Kementerian Agama dan Haji di Afghanistan sendiri mengungkapkan bahwa tidak ada bukti terkait tuduhan bahwa Farkhunda melakukan pembakaran Alquran. (Baca: Lindsay Lohan Belajar Alquran)

Delegasi Afghanistan di PBB Mark Bowden mengatakan bahwa motif penghakiman massa ini adalah warga ingin menunjukkan bahwa setiap orang harus mengerti dan menghormati budaya dan agama lain.

“Namun bagaimanapun, pembunuhan brutal ini adalah aksi yang menghebohkan,” ujar Bowden. “Dan, orang-orang yang bertanggung jawab atas aksi ini akan ditangkap dan dihukum semaksimal mungkin di bawah hukum Afghanistan.”

#Pembakaran Alquran #PBB #Afghanistan
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendesak pemerintah RI bersikap tegas usai aktivis dan jurnalis Indonesia ditangkap Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah RI Lobi PBB demi Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Dunia
Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Beberapa putaran perundingan sebelumnya telah digelar di Qatar, Turki, dan Arab Saudi, tetapi tidak membuahkan hasil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
 Pakistan Kembali Lancarkan Serangan Militer ke Afghanistan
Indonesia
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
DPR RI meminta PBB mengevaluasi perlindungan pasukan UNIFIL usai gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Investigasi transparan juga didorong.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Gugurnya Praka Rico di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi UNIFIL
Indonesia
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia bersama 72 negara di PBB menyerukan perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon usai serangan yang menewaskan tiga prajurit RI dan melukai sejumlah personel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan pentingnya penyelidikan yang netral dan tidak dipengaruhi kepentingan politik global.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
DPR RI Tuntut PBB Turun Tangan Usut Pelaku Serangan yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Indonesia
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Pengiriman pasukan perdamaian merupakan misi mulia yang menjadi ikon diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2026
Prajurit TNI Gugur di Misi PBB, Investigasi Harga Mati Sebelum Tarik Pasukan
Indonesia
PBB Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Ganggu Stabilitas Timur Tengah
Pemimpin PBB menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Lebanon, serta berharap agar para korban yang mengalami luka-luka segera pulih.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
PBB Kutuk Serangan Israel ke Lebanon, Ganggu Stabilitas Timur Tengah
Indonesia
PBB Tegaskan Kematian Prajurit Perdamaian di Lebanon Akibat Tembakan Tank Israel
Eskalasi antara Israel dan Hizbullah dimulai pada 2 Maret, ketika gerakan Lebanon tersebut kembali melancarkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah serangan militer AS dan Israel melawan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
PBB Tegaskan Kematian Prajurit Perdamaian di Lebanon Akibat Tembakan Tank Israel
Indonesia
Pangdam Udayana Berikan Rumah ke Istri Prajurit Pasukan Perdamaian Meninggal di Lebanon
Selain rumah lengkap dengan perabotannya di Magelang, Jawa Tengah, keluarga almarhum juga menerima satu unit sepeda motor serta sejumlah bantuan lain untuk mendukung kebutuhan hidup ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Pangdam Udayana Berikan Rumah ke Istri Prajurit Pasukan Perdamaian Meninggal di Lebanon
Bagikan