Pasukan Garuda Bhayangkara Indonesia Bongkar Peredaran Kokain

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 19 Agustus 2017
Pasukan Garuda Bhayangkara Indonesia Bongkar Peredaran Kokain

Warga Haiti melintasi perbatasan Kanada-Amerika Serikat untuk mengungsi (ANTARA FOTO/REUTERS/Christinne Muschi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Misi perdamaian yang dijalani Pasukan Garuda Bhayangkara Indonesia ternyata mampu mengungkap peredaran narkoba di luar negeri.

Baru-baru ini, pasukan perdamaian Garuda Bhayangkara Indonesia turut terlibat membongkar jaringan peredaran kokain di Morency, Haiti.

"Daerah itu tepi pantai yang jauh dari jangkauan karena akses jalan yang buruk dan melewati perbukitan terjal," kata Komandan Kontingen Garbha IV Minustah Ajun Komisaris Besar Polisi Dian Nugraha melalui keterangan tertulis di Jakarta Sabtu (19/8).

Tim Garuda Bhayangkara Indonesia merupakan pasukan Polri yang dikirim untuk menjaga perdamaian PBB di sebuah negara konflik.

Dian mengatakan tim perdamaian Polri itu terlibat penggerebekan jaringan kokain bersama pasukan Individual Police Officer (IPO) yang dipimpin Deputy Police Komisariat Des Cayes, Dumont. Tim Polri itu tergabung bersama pasukan Brigade de Lutte Contre le Trafic de Stupefiants (BLTS) atau pasukan khusus anti-perdagangan narkotika Kepolisian Nasional Haiti.

Penggerebekan itu juga melibatkan dua orang penyidik kejaksaan setempat dan tiga orang UNPOL (United Nation Police) yang terdiri dari dua orang IPO Indonesia yang bertugas sebagai drone operator.

Dian Nugraha mengungkapkan operasi pemberantasan narkotika itu menggunakan "drone" untuk memantau obyek yang akan disasar karena lokasinya sulit dijangkau.

Oeprasi itu dilaksanakan Kamis (17/8) dipimpin Deputy Police Komisariat Des Cayes, Dumont, sementara anggota perdamaian Indonesia bertugas mengoperasikan drone untuk memetakan area yang dijadikan tempat penyimpanan kokain.

Drone tersebut mengawasi kegiatan masyarakat setempat dan memastikan situasi kondusif, selanjutnya petugas gabungan internasional itu menggeledah 15 rumah dengan menemukan 11,136 kilogram kokain atau senilai 24,5 pound.

Tim Garuda Bhayangkara Indonesia secara struktural di bawah naungan Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri yang mengirim 13 anggota termasuk lima polisi wanita ke Haiti dipimpin Komandan Kontingen Garbha IV Minustah AKBP Dian Nugraha.

Selain Haiti, pasukan Polri juga mengirimkan tim ke negara konflik lainnya yang membutuhkan pasukan perdamaian seperti Kamboja dan Sudan.(*)

#Satgas Kontingen Garuda Unifil #Pasukan Garuda Lebanon #Kokain #Pasukan Perdamaian
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
20 Ribu TNI Dikirim ke Gaza: Jatah Terbesar AD 60%, 3.650 Personel dari AU
Tidak hanya personel, TNI AU juga siap menyediakan pesawat angkut Hercules C-130 untuk dikirim ke Gaza, sesuai perintah panglima TNI.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
20 Ribu TNI Dikirim ke Gaza: Jatah Terbesar AD 60%, 3.650 Personel dari AU
Indonesia
Tak Hanya 20 Ribu Prajurit, Pesawat dan KRI TNI Juga Ikut Misi Gaza
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan 20.000 personel TNI siap dikirim ke Gaza, Palestina. Baca juga:
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Tak Hanya 20 Ribu Prajurit, Pesawat dan KRI TNI Juga Ikut Misi Gaza
Indonesia
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Syarat utamanya adalah pengalaman operasi gabungan dan diplomasi militer
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Indonesia
Panglima TNI Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina, nanti akan dipimpin jenderal bintang tiga.
Wisnu Cipto - Senin, 24 November 2025
Panglima TNI  Seleksi Jenderal Bintang Tiga Pimpin Pasukan Perdamaian ke Gaza
Indonesia
Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Legislator Ingatkan Presiden Prabowo untuk Berhati-Hati
Israel bisa saja memanfaatkan pembentukan ISF untuk kepentingan politik dan militernya.
Dwi Astarini - Kamis, 20 November 2025
Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Legislator Ingatkan Presiden Prabowo untuk Berhati-Hati
Indonesia
20 Ribu TNI Siap Berangkat ke Gaza, Lampu Hijau dari PBB Belum Turun
Pekan ini, Dewan Keamanan PBB telah mengadopsi resolusi yang disponsori Amerika Serikat untuk membentuk International Security Force (ISF) di Jalur Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
20 Ribu TNI Siap Berangkat ke Gaza, Lampu Hijau dari PBB Belum Turun
Dunia
Dewan Keamanan PBB Setujui Pembentukan Pasukan Internasional Jaga Stabilitas Gaza
Pasukan ISF akan beroperasi di Gaza dengan mandat awal selama dua tahun, bekerja sama dengan Israel dan Mesir.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Dewan Keamanan PBB Setujui Pembentukan Pasukan Internasional Jaga Stabilitas Gaza
Indonesia
Politikus Ingatkan Kehati-Hatian Saat Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Saat ini pemerintah Indonesia masih terus melakukan koordinasi dengan negara-negara Timur Tengah, termasuk Yordania.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Politikus Ingatkan Kehati-Hatian Saat Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Indonesia
20 Ribu TNI Siap Berangkat ke Gaza, Komisi I Ingatkan Mandat PBB dan OKI Dulu Biar Aman
Indonesia tengah mempersiapkan pengiriman 20 ribu prajurit TNI ke wilayah konflik Gaza, Palestina, sebagai bagian dari misi perdamaian dan bantuan kemanusiaan.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
20 Ribu TNI Siap Berangkat ke Gaza, Komisi I Ingatkan Mandat PBB dan OKI Dulu Biar Aman
Indonesia
Bakal Kirim 20 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR Pertanyakan Alokasi Anggaran
Mekanisme pengiriman pasukan perdamaian harus sah secara hukum internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 November 2025
Bakal Kirim 20 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, DPR Pertanyakan Alokasi Anggaran
Bagikan