Pastikan Tidur Berkualitas agar Mimpi Indah

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 25 Desember 2021
Pastikan Tidur Berkualitas agar Mimpi Indah

Tidur akan lebih menyehatkan jika mendapatkan mimpi yang menyenangkan. (Foto: wellandgood.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAL yang tentu terjadi saat tidur ialah mimpi. Tetapi tidak semua mimpi menyenangkan. Menurut Lauti Loewenberg, seorang penulis Dream On It: Unlock Your Dreams, Change Your Life sekaligus analisis mimpi, memberitahukan ada beberapa cara untuk mengendalikan mimpi yang memungkinkan kamu untuk bisa kembali mengunjungi mimpi yang sangat membahagiakan. Jika mendapatkan mimpi yang menyenangkan tentunya saat bangun kita akan mendapatkan energi yang positif untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Tetapi tidak semua orang mengalami mimpi menyenangkan, jika mendapatkan mimpi buruk tentunya bisa mengganggu kualitas tidur, dan menyebabkan mimpi itu akan melekat dalam ingatannya sehingga bisa membuat seseorang ketakutan.

Baca juga:

Empat Dessert Wajib Kamu Coba di Thailand

“Mimpi buruk dan mimpi traumatis memiliki kecenderungan untuk melekat diingatan karena saat bangun dari mimpi buruk otak belum bisa memproses apa yang terjadi sehingga mimpi tersebut terjebak di dalam ingatan, sehingga bisa memiliki efek mengganggu,” ucap Michael J. Breus, PhD, Chief Sleep Advisor di Perusahaan Purple.

Simak beberapa cara agar bisa mendapatkan mimpi yang baik sehingga kualitas tidur pun terjaga.

1. Jangan minum alkohol

Jangan minum alkohol. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Jangan minum alkohol. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Agar tidur menjadi lebih berkualitas serta tidak menghalangi mimpi indah seseorang, Dr.Breus menyarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol sebelum tidur, ia menyatakan lebih baik mengonsumsi segelas air putih sebelum tidur.

Alkohol meningkatkan kemungkinan akan mimpi buruk. Alkohol memang dianggapa bisa membuat mengantuk dan lebih mudah untuk tidur. Nnamun faktanya mengonsumsi alkohol akan mengganggu jam tidur, saat awal tidur memang akan terasa nyenyak tetapi akan ada kemungkinan untuk terbangun sehingga waktu tidur akan terpotong.

2. Hentikan Minum Kafein Setengah Tengah Hari

Kurangi konsumsi kopi setelah siang hari. (Foto: pexels/ROMAN ODINTSOV)
Kurangi konsumsi kopi setelah siang hari. (Foto: pexels/ROMAN ODINTSOV)

Kafein akan membuat seseorang mengalami kesulitan tidur. Beberapa orang memang memerlukan tambahan energi dengan mengonsumsi kafein pada tengah hari, tetapi cobalah pertimbangkan untuk mencari makanan yang bisa meningkatkan energi lainnya daripada secangkir kopi. Dr.Breus mengatakan minum berkafein hanya sampai batas jam 2 siang, dan lebih baik lagi jika tidak mengonsumsi kafein sama sekali setelah tengah hari.

Baca juga:

Lifehack Minum Obat Bagi Si Ogah Pahit

3. Tidak Makan Sebelum Tidur

Konsumsi salad saat lapar di jam sebelum tidur bisa menjadi pilihan utama agar tetap mengenyangkan. (Foto: pexels/ROMAN ODINTSOV)
Konsumsi salad saat lapar di jam sebelum tidur bisa menjadi pilihan utama agar tetap mengenyangkan. (Foto: pexels/ROMAN ODINTSOV)

Mengonsumsi makanan berat kemungkinan besar akan menyebabkan mimpi buruk. Cobalah hentikan mengonsumsi makanan dalam waktu dua jam sebelum tidur. Jika memang terasa lapar meskipun sudah dekat dengan waktu tidur jangan konsumsi makanan yang terlalu manis. Loewenberg menyarankan untuk mengonsumsi sejenis sayuran, salad, ataupun sandwich.

4. Hindari Percakapan yang Emosional

Hindari percakapan atau memikirkan sesuatu yang akan menimbulkan kecemasan (Foto: pexels/David Garrison)
Hindari percakapan atau memikirkan sesuatu yang akan menimbulkan kecemasan (Foto: pexels/David Garrison)

Cobalah hindari percakapan yang emosional sebelum tidur karena jika ini terjadi kualitas tidur mungkin akan terganggu. Jika memang akhirnya melakukan percakapan yang cukup emosional sebelum tidur, cobalah untuk jujur dengan diri sendiri dan berikan ruang untuk melihat emosi dan keinginan hati sendiri. Emosi, kebutuhan dan keinginan yang diabaikan biasanya sering muncul dalam mimpi, sehingga bisa menyebbakan mimpi buruk. (Pid)

Baca juga:

Tetap Berarti Meski Natalan Sendiri

#Kesehatan #Tidur
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan