Kesehatan

Pasanganmu Pengaruhi Kesehatanmu

annehsannehs - Kamis, 05 November 2020
Pasanganmu Pengaruhi Kesehatanmu

Apakah kamu suka berolahraga? (Foto Unsplash/Victor Freitas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INGIN memprediksi bagaimana kesehatanmu di masa depan? Cobalah becermin pada gaya hidup pasanganmu. Dilansir Healthline, para ilmuwan dari Brigham and Women's Hospital mengatakan kesehatan pasanganmu sangat berpengaruh pada kesehatanmu.

Konklusi itu tidak dicapai tanpa bukti. Para ilmuwan tersebut meneliti 5.364 pasangan dan mengecek status merokok, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, skor pola makan sehat, kolesterol total, dan tekanan darah, serta gula darah mereka secara teliti.

Tim peneliti juga mengumpulkan data mengenai kesehatan jantung dari angket, pemeriksaan, serta tes laboratorium.

BACA JUGA:

Oreo Ice Cream Rumahan, Dessert Penutup Long Weekend

Yuk rajin berolahraga mulai sekarang. (Foto Unsplash/Jonathan Borba)
Yuk, rajin berolahraga mulai sekarang. (Foto Unsplash/Jonathan Borba)

Dari data-data yang diperoleh, tim peneliti mengaku terkejut melihat hasilnya. Dr Samia Mora dari Brigham and Women's Hospital yang juga ikutserta dalam tim peneliti mengatakan kepada Healthline bahwa empat dari lima pasangan memiliki kesehatan yang buruk dinilai dari kesehatan jantung, pola makan, dan kurangnya berolahraga.

Kesimpulannya ialah jika kamu tidak sehat, pasanganmu cenderung tidak sehat juga.

Jadikan workout sebagai kebiasaan. (Foto Unsplash/Meghan Holmes)
Jadikan workout sebagai kebiasaan. (Foto Unsplash/Meghan Holmes)

Kabar baiknya, Mora mengatakan penelitian itu menunjukkan bahwa orang yang sehat juga memiliki pasangan yang sehat.

Lantas, bagaimana pasangan kita bisa memengaruhi kesehatan tubuh kita? Healthline menjelaskan fenomena itu bisa terjadi dari faktor yang simpel. Biasanya kita cenderung bersama seseorang yang membuat kita nyaman. Tanpa sadar, pasangan kita bisa memberikan pengaruh buruk, begitu juga sebaliknya.

Mora menjelaskan latar belakang sosial dan ekonomi, pola makan, kebiasaan, serta gaya hidup bisa menjadi alasan sebuah pasangan untuk bersama.

Tanpa sadar kamu dan pasangan cenderung berbagi pola hidup. (Foto Unsplash/Edgar Chaparro)
Tanpa sadar kamu dan pasangan cenderung berbagi pola hidup. (Foto Unsplash/Edgar Chaparro)

Pandemi COVID-19 juga memberikan pengaruh pada fenomena itu. Laurie Mintz, PhD selaku profesor departemen psikologi di University of Florida mengatakan kepada Healthline bahwa pasangan cenderung menyantap makanan yang sama dan melakukan segala kegiatan bersama-sama. Mulai dari nonton TV, mencamil, hingga merokok.

Baca juga:

Atasi Sembelit dengan Makanan Ini

Untuk menanggulangi hal itu, kamu bisa mulai menjalani hidup yang sehat dan teratur berolahraga. Healthline menyebut trik itu telah diterapkan seorang laki-laki yang menderita obesitas bernama Jamie Hickey.

Karena memikirkan kesehatannya, ia memutuskan untuk berolahraga dan menjaga pola makan. Dalam waktu yang tidak singkat, ia mulai menjadi fit dan menjadi personal trainer (PT) besertifikat. Hickey berhasil menjadi seorang ahli nutrisi di ISSA dan menjadi founder dari TruismFitness.com.

Kejutannya, kesehatan istri Hickey juga ikutan membaik. "Aku membuat lingkungan hidup yang sehat. Berhenti merokok, makan makanan utuh, bergerak, dan berolahraga. Akhirnya, dia (istri Hickey) juga ingin melakukannya," ungkap Hickey.

Jika ingin mengikuti jejak Hickey, langkah pertama yang bisa kamu lakukan ialah berolahraga di rumah. "Olahraga bisa membuatmu tidur lebih nyenyak. Tidur merupakan kunci dari kesehatan tubuh," ungkap Mintz. Perbanyak bercinta dengan pasangan dan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selamat mencoba! (SHN)

BACA JUGA:

Sembelit Kronis Dapat Diatasi dengan Kiwi

BA
#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan