Partai Golkar Lobi Kanan Kiri untuk Pilpres 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 11 November 2021
Partai Golkar Lobi Kanan Kiri untuk Pilpres 2024

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Golkar. ANTARA/Agatha Olivia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah mesin partai politik bersiap untuk menyongsong Pemilu 2024. Tak ketinggalan dengan Golkar.

Partai Golkar mengusung Ketua Umum partainya yakni Airlangga Hartarto untuk maju sebagai capres di Pilpres 2024.

Golkar pun kini tengah mencari teman koalisi untuk mewujudkan ambisinya itu.

Baca Juga:

Ketum Golkar Airlangga Sebut Andika Perkasa Kuasai Dunia Siber

"Ini masih berjalan masih cair saja, kita bersilaturahmi, berkomunikasi dengan semua partai dengan non-partai. Kita lakukan itu," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Zainudin Amali kepada wartawan, Kamis (11/11).

Partai berlambang pohon beringin itu disebutnya akan terus dipanaskan menjelang kontestasi. Buktinya, Zainuddin berusaha untuk mendatangi provinsi-provinsi supaya mesin partai ini bergerak.

"Kami hidupkan mesin, kita gerakkan, dan tentu tugasnya adalah mensosialisasikan Pak Airlangga Hartarto," ujar dia.

Zainudin mengatakan bahwa Golkar tidak akan pilih-pilih figur untuk pasangan Airlangga. Ia mengatakan, semua figur yang potensial akan dilirik oleh Golkar.

"Semuanya dilirik," tuturnya.

Ia menjelaskan, komunikasi yang akan dijalin Golkar akan berjalan secara alamiah.

Hal itu bisa dilakukan oleh Airlangga secara langsung atau pun di berbagai kesempatan lainnya.

"Semuanya kita ya jadi berkomunikasi dengan mereka ya biasa saja ya, baik itu Pak Airlangga maupun teman-teman yang ada di legislatif, dan di berbagai kesempatan kita masih cair lah," jelas dia.

Baca Juga:

Legislator Golkar Berencana Cecar Hal Ini ke Jenderal Andika Perkasa

Pria yang juga Menteri Pemuda dan Olah Raga ini juga menegaskan, Airlangga Hartarto merupakan Menko Bidang Perekonomian yang tak mengabaikan tugasnya di pemerintahan.

"Sepanjang tugas utama dilakukan, dijalankan dengan baik dan menurut saya Pak Airlangga menjalankan tugasnya sebagai menko dengan baik," ujar Zainuddin

Buktinya, lanjut Zainuddin, Airlangga disebut berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi COVID-19. Laju penambahan pasien COVID-19 juga diklaim stabil di bawah 900-an.

"Jangan dikira karena kemudian urusan 2024, kemudian kewajiban dan tugas beliau tidak dikerjakan," ujar Zainuddin. (Knu)

Baca Juga:

Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga

#Partai Golkar #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Bagikan