Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 27 Oktober 2021
Naikkan Peluang di Pipres 2024, Golkar Susun Strategi Dongkrak Elektabilitas Airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Golkar. (ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai politik memanaskan mesin untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024.

Partai Golongan Karya (Golkar) terus berupaya memperkenalkan calon presiden (capres) yang juga Ketua Umum mereka, Airlangga Hartarto kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas Airlangga.

Baca Juga:

Airlangga Beri Tugas Zainudin Amali Menangkan Pemilu

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Golkar Zainudin Amali menegaskan, sosialisasi Airlangga Hartarto sebagai capres 2024 dilakukan secara gradual.

"Kami punya roadmap. Dan tentu ada tahapan-tahapannya. (Tahun) 2021, apa yang dilakukan, (tahun) 2022 dan 2023 apa yang dilakukan. Ada konsepnya," kata Zainudin Amali, Selasa (26/10).

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat melantik resmi pengurus DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat periode 2021-2025. (ANTARA/Nur Imansyah)
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat melantik resmi pengurus DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat periode 2021-2025. (ANTARA/Nur Imansyah)

Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah bagaimana masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian. Terutama dalam menangani pandemi COVID-19 sekaligus pemulihan ekonomi.

"Itu yang akan kami sampaikan ke publik, bagaimana Pak Airlangga ini benar-benar bekerja untuk masyarakat," ujar Amali yang juga Menteri Pemuda dan Olah Raga ini.

Amali optimistis bahwa salah seorang kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar itu akan melaju ke Pilpres 2024 mendatang.

Alasannya, karena seluruh jajaran kader Golkar telah solid mendukung Airlangga Hartarto untuk maju dalam Pilpres 2024. Hal tersebut sesuai dengan keputusan Munas Partai Golkar.

"Mudah-mudahan ini bisa terkonsolidasi dengan baik, dan hasilnya maksimal," pungkasnya.

Baca Juga:

Airlangga Tegaskan Golkar Kukuh Dukung Jokowi Hingga Akhir

Sebelumnya, rilis survei nasional Poltracking Indonesia mencatatkan elektabilitas Airlangga hanya 0,5 persen.

Ia kalah jauh jika dibandingkan tokoh lain. Seperti Ganjar Pranowo (18,2 persen), Prabowo Subianto (17,1 persen), Anies Baswedan (10,2 persen), Ridwan Kamil (2,4 persen), dan Khofifah Indar Parawansa (2,1 persen). (Knu)

Baca Juga:

HUT Golkar, Airlangga Perintahkan Kader Rapatkan Barisan Hadapi Pemilu

#Airlangga Hartarto #Golkar #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Program tersebut akan menyasar 25 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk kelompok desil 1 hingga 4.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Program Satu Orang Satu Rekening Diharapkan Dongkrak Inklusi Keuangan Indonesia
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Bagikan