Parpol Kini Bisa 'Branding' Halte dan Stasiun di Jakarta, Asal Bayar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Parpol Kini Bisa 'Branding' Halte dan Stasiun di Jakarta, Asal Bayar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang baru bagi partai politik (parpol) untuk ikut serta dalam skema komersialisasi fasilitas publik. Parpol kini diperbolehkan mengajukan hak penamaan atau naming right pada halte hingga stasiun transportasi publik di ibu kota.

Kebijakan ini memungkinkan parpol mencantumkan nama mereka pada fasilitas transportasi, dengan syarat mengikuti mekanisme yang sama seperti sponsor komersial lainnya, yakni membayar biaya kerja sama yang ditetapkan.

“Yang paling penting bayar. Bahkan kalau parpol mau buat halte pun boleh," kata Pramono Anung di Jakarta yang dikutip Senin (13/4).

Pramono menjelaskan, skema penamaan halte dan stasiun tersebut merupakan bagian dari strategi kerja sama komersial untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sejumlah halte di Jakarta sendiri saat ini sudah menggunakan nama merek sebagai bagian dari sponsorship.

Baca juga:

Gubernur Pramono Harap Pemadaman Listrik Mendadak tak Terulang

Eks Sekjen PDI Perjuangan itu menuturkan, kebijakan ini memberikan dampak langsung terhadap pemasukan daerah melalui retribusi dan pajak dari pihak sponsor. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut dia, memastikan seluruh proses berjalan secara transparan.

Menurut Pramono, kebijakan ini juga menjadi salah satu langkah untuk menutup kekurangan anggaran setelah adanya efisiensi hingga sekitar Rp 15 triliun dalam APBD DKI Jakarta.

Dana yang diperoleh dari kerja sama tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan penataan kota. Program yang dimaksud mencakup revitalisasi ruang terbuka hijau hingga pengembangan berbagai fasilitas publik lainnya.

Baca juga:

Gubernus Pramono Siapkan Pergub Turunan dari PP Tunas, Anak-Anak Bisa Konsentrasi Belajar

Melalui aturan baru ini, Pemprov DKI berharap dapat memperluas sumber pendanaan non-pajak sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk sektor politik, dalam pengembangan infrastruktur transportasi dan ruang publik di Jakarta.

"Kami tetap menjaga kualitas pembangunan. Hasilnya akan kembali ke masyarakat," pungkasnya. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Partai Politik #Pramono Anung #Stasiun Kereta Api #Halte Bus Transjakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Penurunan lebih dari 52 persen itu ditopang pemanfaatan infrastruktur sosial di tingkat masyarakat.
Dwi Astarini - 16 menit lalu
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - 48 menit lalu
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Indonesia
Respon Keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong, Pramono Anung Janjikan Perbaikan Segera
Pramono Anung merespons keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong soal rumput JIS. JakPro berjanji segera melakukan penyempurnaan lapangan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 21 menit lalu
Respon Keluhan Rizky Ridho dan Shin Tae-yong, Pramono Anung Janjikan Perbaikan Segera
Indonesia
Gubernur Pramono 'Sentil' Wali Kota Bekasi tak Kunjung Bangun Halte Transjabodetabek
Pramono mengaku menerima keluhan dari pengguna Transjabodetabek, terutama warga Bekasi.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Gubernur Pramono 'Sentil' Wali Kota Bekasi tak Kunjung Bangun Halte Transjabodetabek
Indonesia
Pasar Taman Puring Jadi Taman Setara, PSI Protes Keras ke Gubernur Pramono
menegaskan ini merupakan bentuk pengingkaran Pemerintah DKI terhadap komitmennya untuk memperbaiki pasar tersebut setelah terbakar pada Juli 2025 lalu.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Pasar Taman Puring Jadi Taman Setara, PSI Protes Keras ke Gubernur Pramono
Indonesia
Tembus Rp 625 Miliar dalam Dua Hari, Ini Dampak Konser Kanye West dan JRF bagi Jakarta
Pramono Anung menyebut Jakarta Running Festival menyumbang Rp 175 miliar dan konser Kanye West Rp 450 miliar, dengan total dampak ekonomi Rp 625 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Tembus Rp 625 Miliar dalam Dua Hari, Ini Dampak Konser Kanye West dan JRF bagi Jakarta
Indonesia
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal merevitalisasi Taman Puring menjadi Taman Disabilitas.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Indonesia
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Tito Karnavian meminta Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran bedah rumah. BPS mencatat 821.840 rumah di Jakarta tidak layak huni pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Indonesia
Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung Dipertimbangkan, Begini Kata Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempertimbangkan rute Transjabodetabek Blok M-Bandung dibuka.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung Dipertimbangkan, Begini Kata Pramono
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan