Parents, Begini Cara agar Si Kecil Gemar Baca Buku

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 30 Mei 2023
Parents, Begini Cara agar Si Kecil Gemar Baca Buku

Kebiasaan membaca buku harus dimulai sejak dini. (Foto: Unsplash/Ben Mullins)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKU merupakan jendela dunia untuk memperoleh informasi. Dalam membaca buku perlu sebuah pemahaman terkait informasi yang dibaca agar pikiran dan keyakinan kita dipertegas.

Oleh karena itu, anak perlu diajarkan untuk memahami kata-kata di dalam buku agar mendapatkan informasi yang dapat memberi inspirasi serta pemberdayaan.

Ada beberapa cara yang orang tua bisa lakukan untuk menumbuhkan minat baca anak. Laman Psychology Today pada Jumat (26/3) melaporkan, salah satu cara untuk menumbuhkannya adalah dengan memberi pemahaman pada anak bahwa buku merupakan awal untuk memahami dunia.

Cara yang dilakukan bisa dengan mengajak anak memikirkan dan bercerita, tentang apa yang sebelumnya mereka ketahui dalam pengalaman sehari-hari dan menghubungkannya ke dalam buku.

Baca juga:

Kenali Manfaat Baca Buku Digital Lewat Gawai

Berikan pemahaman pada anak tentang pentingnya buku sejak dini. (Foto: Unsplash/Gabriel Tovar)

Dengan melakukan hal itu, anak bisa jadi termotivasi untuk membaca karena ingin mengetahui lebih jauh terkait pengalaman yang sebelumnya ia dapatkan dan dapat mengubah keterampilan membacanya secara dramatis.

Langkah selanjutnya, selalu dukung anak untuk membaca terutama jika mereka sejak awal tidak sering membaca. Jika kita tidak mendukung mereka sejak awal untuk membaca, kita berisiko membuat mereka berpaling dari membaca sama sekali.

Tidak belajar membaca dengan baik berdampak seumur hidup pada semua bidang kehidupan, termasuk kesehatan fisik dan mental yang lebih buruk dan mengurangi umur panjang.

Selanjutnya, buat percakapan sederhana ketika anak sedang membaca buku. Bantu anak-anak terlibat dalam dialog sehari-hari tentang ide dan karakter yang mereka temui dalam buku.

Baca juga:

Tiga Penyebab Rendahnya Minat Baca Buku di Indonesia

Diskusikan buku yang dibaca oleh anak. (Foto: Unsplash/Picsea)


Untuk melakukannya, kita dapat berhenti di tengah-tengah membaca dan mendorong mereka untuk mengajukan pertanyaan mereka sendiri, bukan sekadar menjawab pertanyaan kita.

Dalam proses ini, orang dewasa mendorong seorang anak untuk berbicara tentang buku tersebut, memperluas apa yang dikatakan seorang anak, membantu mengevaluasi tanggapannya, dan kemudian mengulangi dorongan tersebut untuk membantu anak belajar darinya.

Untuk anak yang lebih besar, proses serupa dapat berhasil, dan bahkan lebih fleksibel. Kita dapat membaca dengan suara keras dengan anak-anak, atau meminta mereka membaca dengan suara keras, lalu berhenti dan bertanya-tanya tentang apa yang mereka baca. (waf)

Baca juga:

Tak Cuma Bikin Pintar, Baca Buku Ternyata Menyehatkan

#Parenting #Ilmu Parenting #Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan