Para Pengungsi Bersembahyang di Pura Besakih

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 05 Oktober 2017
Para Pengungsi Bersembahyang di Pura Besakih

Anggota Brimob yang bertugas di kawasan Gunung Agung turut bersembahyang di Pura Besakih, Karangasem, Bali, Kamis (5/10). (ANTARA FOTO/Hendra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pengungsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, ikut bersembahyang di Pura Besakih meskipun wilayah tersebut masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) II.

"Kami warga pengempon (penyungsung) Pura yang tinggal di Besakih. Jadi, sekalian pulang ke rumah untuk bersih-bersih," kata salah satu pengungsi Nengah Ariasa di pelataran Pura Besakih, Kamis (5/10).

Pura Besakih merupakan pura yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat tidak pernah absen melaksanakan persembahyangan dan pemujaan di pura terbesar di Pulau Dewata itu.

Ariasa mengatakan bahwa kesempatan bersembahyang pada hari purnama keempat dimanfaatkan untuk memohon keselamatan dan juga kesejahteraan kepada Para Dewata, utamanya yang berstana di Pura Besakih dan Gunung Agung.

Selain itu, selama hampir dua minggu lebih mengungsi, belum sekalipun pernah datang dan bersembahyang. "Kalau saya biasanya rutin datang dan sembahyang. Karena Besakih masuk KRB II yang menyebabkan kami juga mengungsi, jadi baru sempat sembahyang saat ini," terang dia.

Ariasa yang juga bekerja sebagai pramuwisata di Pura Besakih itu berharap situasi segera membaik karena keadaan yang terjadi saat ini juga mempengaruhi perekonomiannya beserta keluarga yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

"Terpaksa sampai saat ini bertahan di pengungsian. Bisa bertahan hidup dari uluran tangan pemerintah," terang Ariasa seraya berharap status Gunung Agung segera turun sehingga dirinya bisa kembali beraktivitas di Besakih. (*)

Sumber: ANTARA

#Gunung Agung #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan