Para Kyai Kuningan Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Menuju Jabar 1

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 10 September 2017
Para Kyai Kuningan Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Menuju Jabar 1

Walikota Bandung Ridwan Kamil (baju biru) bersalaman dengan para Kyai di Kuningan (Foto: MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Para pemimpin pondok pesantren di Kabupaten Kuningan mendeklarasikan dukungan untuk Ridwan Kamil dalam pertarungan pemilihan gubenur Jawa Barat periode 2018-2023. Mereka juga berikrar bergabung menjadi tim sukses di tingkat daerah yang terhimpun dalam wadah TrenRK.

"Para pemimpin pondok pesantren dan majelis taklim siap mendukung dan menyukseskan TrenRK menjadi gubernur Jawa Barat," kata Kyai Udi Sahudi salah seorang deklarator saat membacakan naskah deklarasi TrenRK Kabupaten Kuningan di gedung PD IPHI, Minggu (10/9).

Penasehat Umum TrenRK Kabupaten Bandung KH Miftahul Ulum bercerita bagaimana awal-awalnya ia mengaku ragu dengan ketokohan Ridwan Kamil. Namun setelah bertemu langsung dengan orangnya dan mendengar langsung prestasi yang sudah dibuatnya di Kota Bandung, dan mendengar sendiri ucapan Kang Emil soal takdir dan nasib di acara deklarasi pencalonannya sebagai Gubernur, dia pun berubah pikiran dan semakin simpati kepada konsep-konsep pembangunannya, terutama keberpihannya pada pesantren.

Karena itu ia berpesan kepada Ridwan Kamil agar bisa mengayomi kelangsungan kehidupan pesantren, khususnya yang membutuhkan pendanaan infrastruktur pembangunan. Pengalaman selama ini, kalau tidak ada "orang dalam" maka bantuan dari pemerintah itu sulit terwujud.

"Mudah-mudahan Pak Ridwan Kamil jadi 'orang dalam' yang akan memfasiltasi para kyai di Kabupaten Kuningan. Insya Allah, para kyai di sini pun menjadi tim sukses Pak RK," ujarnya.

Para pemimpin pondok pesantren yang ikut deklarasi yaitu, KH Az Mutakin (Riyadul Baddiah), KH Miftahul Ulum (Riyadul Awamil), KH Udi Mashudi (Raudlatul Mubtadiin), KH. Ma'sum Abdidullah (Darul Qur'an), Kyai Enjam Jamaludin (Al Abror), Kyai Udi Sahudi (Hasan Mawardi), Kyai Asep Saepudin (Darurohman), Kyai Dodo Ali Murtado (Darul Mata'alimien dan dan lain sebagainya.

Menanggapi dukungan dari kalangan pesantren ini, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengapresiasi dan menghargai doa dan dukungan yang disampaikan kepadanya sebesar apapun. "Saya terharu, tidak menyangka akan ada acara deklarasi, tahunya hanya akan membahas soal aspirasi pesantren," ujarnya.

Jika menjadi gubenur Jabar nanti, Kang Emil berjanji akan membuat Perda Pesantren. Menurut dia, manfaatnya, jika ada perda ini, pesantren, kyai, santri tidak perlu pakai proposal untuk mendapat bantuan. Selain itu, setiap pesantren akan dibantu untuk membuat produk yang bernilai ekonomis. "Pesantren tinggal menyiapkan lahan, dan apa yang mau dibuat, nanti kita (pemerintah) yang akan membantu pemasarannya, " ujarnya.

Di Kota Bandung sendiri, Ridwan Kamil sebagai wali kota sudah banyak program yang dilandasi dengan semangat dan nilai iman dan taqwa. Yaitu, program magrib mengaji, salat subuh berjamaah, zakat PNS via handphone dan kredit Mesra.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ikuti berita-berita menarik dari Cirebon dalam artikel: Adu Panco, Kang Emil Tumbangkan Dua Jawara Jebor

#Ridwan Kamil #Pilgub Jabar #Gubernur Jawa Barat #Pondok Pesantren
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Kabar miring perbuatan noda oknum pimpinan pesantren tersebut sempat menyulut emosi massa sekitar lingkungan lembaga pendidikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
AS, pelaku kasus pencabulan puluhan santriwati sempat melarikan diri setelah mangkir dari panggilan pemeriksaan pada 4 Mei.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Korban ialah kelompok rentan yang butuh pendekatan layanan kesehatan yang sensitif dan berperspektif korban.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, DPR Desak Negara ‘Selamatkan’ para Korban
Indonesia
Sebut Kekerasan Seksual di Pati Tindakan Biadab, Wakil Ketua Komisi IX DPR Tekankan Perlindungan Korban
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengecam kasus dugaan kekerasan seksual di Pati dan meminta korban mendapat perlindungan serta pendampingan menyeluruh.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Sebut Kekerasan Seksual di Pati Tindakan Biadab, Wakil Ketua Komisi IX DPR Tekankan Perlindungan Korban
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Terungkap, Polisi Sebut Modus Pengobatan Spiritual
Polresta Pati mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo. Polisi menyebut pelaku memakai modus pengobatan spiritual.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Terungkap, Polisi Sebut Modus Pengobatan Spiritual
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Bagikan