Pantang Dilewatkan, Ini 5 Manfaat Pendinginan Setelah Olaharaga
Masih banyak orang yang melewatkan pendinginan setelah berolahraga. (Foto: Unsplash/Alex Shaw)
SEBELUM berolahraga pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah pemanasan. Namun belum banyak orang yang sadar bahwa pendinginan setelah berolahraga juga sama pentingnya. Jika pendinginan dilewatkan, jusru bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh.
Langsung duduk atau berbaring usai berolahraga terasa melegakan. Tapi melewatkan pendinginan bisa meningkatkan risiko buruk bagi otot di kemudian hari. Maka dari itu keetahui sejumlah manfaat penting dari pendinginan.
Baca Juga:
Bolehkah Olahraga di Malam Hari?
1. Mempercepat pemulihan otot
Salah satu manfaat yang paling mudah dirasakan dari pendinginan usai berolahraga yakni otot menjadi lebih cepat pulih. Pendinginan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membuat otot tubuh jadi lebih mudah rileks dan lebih lancar menerima oksigen. Tubuh juga akan lebih ringan saat bangun di keesokan hari.
2. Tubuh lebih fleksibel
Ilustrasi olahraga yoga. (Foto: Unsplash/Oksan Taran)
Rajin berolahraga memang terbukti membuat tubuh jadi lebih fleksibel. Tapi cara berolahraga yang salah malah bisa bikin otot jadi sakit. Itulah gunanya pendinginan, membuat tubuh lebih rileks dan ketegangan otot bisa menurun setelah berolahraga.
3. Mengurangi risiko kram
Pendinginan mampu menghilangkan asam laktat yang terbentuk saat berolahraga. Selain itu, dengan melakukan pendinginan cairan dan energi di dalam darah juga dapat mengalir dengan lebih leluasa. Hal ini kemudian akan menghindarkanmu dari kram otot.
Baca Juga:
Hindari Kesalahan Olahraga #DiRumahAja
4. Melindungi sendi
Sendi-sendi di dalam tubuh dikelilingi oleh jaringan otot, hal tersebut menjadi alasan pendinginan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Pendinginan dapat mengurangi ketegangan di sejumlah area tubuh, termasuk di lutut, pinggul, dan bahu.
5. Mendinginkan suhu tubuh
Pendinginan juga dapat membawa tubuh kembali ke suhu normal setelah berolahraga. Sirkulasi oksigen yang lebih lancar, dapat membuat detak jantung lebih rendah ketika melakukan pendinginan. Efeknya, tubuh akan segera terasa rileks setelah berolahraga. (WAF)
Baca Juga:
Jalan Kaki Bisa Jadi Olahraga Rutin, Begini Caranya
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet