Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Olahraga

Jalan Kaki Bisa Jadi Olahraga Rutin, Begini Caranya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 22 September 2021
Jalan Kaki Bisa Jadi Olahraga Rutin, Begini Caranya

Jalan kaki dapat menjadi olahraga rutinmu. (Foto: Unsplash/Pixpoetry)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU bukan orang yang gemar berlari bahkan berolahraga? Jalan kaki dapat menjadi alternatif yang bagus untuk menjadi olahraga rutin.

Mungkin banyak orang yang menganggap bahwa berjalan kaki adalah aktivitas santai. Tetapi kamu juga dapat menjadikannya latihan berintensitas tinggi, dengan menambahkan interval atau biasa disebut High-Intensity Interval Training (HIIT).

Laman Today melaporkan bahwa HIIT telah terbukti mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular. Latihan ini biasanya bergantian antara latihan intensitas tinggi dan rendah yang dapat membantu meningkatkan metabolisme juga pembakaran kalori. Kamu dapat dengan mudah memasukan HIIT ke dalam jalan kakimu.

Baca juga:

Berjalan Kaki Sangat Besar Manfaatnya

Jalan Kaki Bisa Jadi Olahraga Rutin, Begini Caranya
Tingkatan kecepatan bertahap dalam jalan kaki. (Foto: Unsplash/Jonne Huotari)

Berikut adalah rutinitas untuk mengubah jalanmu menjadi latihan HIIT selama 10 menit. Selesaikan latihan ini beberapa kali seminggu. Ketika kamu merasa itu menjadi lebih mudah, tingkatkan jumlah waktu yang kamu habiskan di setiap interval atau mulai dengan kecepatan yang lebih cepat.

0-4 menit

Pada menit ini pertahankan kecepatan tetap. Kamu mungkin memiliki kecepatan berjalan yang biasa dilakukan dan itu cara yang bagus untuk memulai latihan ini. Selama interval, jangan ragu untuk rileks dan fokus pada pernapasanmu. Pertahankan kecepatan ini selama empat menit sebelum lanjut ke tahap berikutnya.


4-6 menit

Tingkatkan kecepatanmu. Setelah empat menit berjalan dengan kecepatan yang nyaman, inilah saatnya untuk membangun momentum menjadi jalan cepat. Ingatlah untuk memompa lenganmu dan melibatkan tubuhmu.

Tetap tegakan kepala dan lihat ke depan tanpa membungkukkan bahu atau punggung. Jangan lupa melibatkan perutmu sambil menjaga punggung tetap tegak. Pertahankan jalan cepat ini selama dua menit.

Baca juga:

5 Negara Indah Ini Favorit Dilintasi dengan Jalan Kaki, untuk Kamu Trekker Sejati

6-8 menit

Kembalilah ke kecepatan tetap. Setelah berjalan cepat selama dua menit, kamu akan merasakan detak jantungmu meningkat. Dengan kembali ke kecepatan semula yang stabil, kamu memberi tubuh istirahat sejenak sambil tetap bergerak dan membakar kalori sebelum melanjutkan ke interval paling intens, power walking. Pertahankan kecepatan awal ini selama dua menit lagi sebelum melanjutkan.

8-9 menit

Power walk adalah kecepatan paling intens dalam latihan berjalan ini. Untuk menuai semua manfaat dari power walk, penting untuk mempertahankan bentuk yang tepat. Jaga agar lenganmu tetap tertekuk pada sudut 90 derajat dan pompa saat berjalan.

Lengan dan kakimu yang berlawanan harus bergerak maju secara bersamaan. Ingatlah untuk menggerakkan kakimu dari tumit ke ujung kaki menggunakan langkah pendek dengan langkah cepat.

Mengambil lebih banyak langkah dalam waktu yang lebih singkat adalah bagian penting dari power walking dan dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori. Power walk hanya selama satu menit dan pastikan kamu mengeluarkan segala tenagamu.

Jalan Kaki Bisa Jadi Olahraga Rutin, Begini Caranya
Jangan lupa melakukan pemanasan sebelum mulai olahraga. (Foto: Unsplash/Alexandra Tran)

Sebelum memulai itu semua, pastikan untuk memulai dengan pemanasan cepat untuk peregangan dinamis, seperti yang kita lakukan dalam rutinitas pemanasan ini. Kamu dapat mengulangi langkah-langkah tersebut dari awal sebanyak yang kamu inginkan untuk latihan yang lebih lama. (mic)

Baca juga:

Berjalan Kaki Singkat di Pantai Meningkatkan Kesehatan Mental

#Olahraga #Kesehatan #Jalan Kaki #Jalan Kaki Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - 2 jam, 47 menit lalu
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan