Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pansos Jadi Cara Orang Indonesia Naik Kelas, Berikut Ciri-Cirinya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 30 Juni 2022
Pansos Jadi Cara Orang Indonesia Naik Kelas, Berikut Ciri-Cirinya

Tanda-tanda seorang melakukan panjat sosial. (Foto: Unsplash/Carol Magalhaes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANSOS. Kamu tahu akronim ini? Akronim yang baru-baru ini saja ramainya. Kemungkinan muncul dari media sosial. Kepanjangan pansos adalah panjat sosial. Frase ini muncul untuk menyebut fenomena orang yang melakukan sejumlah tindakan agar dirinya terlihat memiliki status sosial lebih tinggi daripada orang sekitarnya.

Biasanya orang melakukan panjat sosial karena punya tujuan tertentu. Mulai dari mengelu-elukan diri, membangga-banggakan bisnisnya, sampai meninggi-ninggikan statusnya sendiri. Pansos juga sering disebut tak lebih dari promosi diri untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri, seperti meraup cuan atau rupiah.

Pansos tidak terikat sebagai tindakan negatif atau positif. Karena pansos juga sering dianggap sebagai taktik agar diri, bisnis, dan statusnya kian dikenal serta diakui orang lain. Bila masih bingung, berikut adalah tanda-tanda perilaku pansos yang biasa dilakukan orang Indonesia.

Baca juga:

Belum Anak 'Nongki' Kalau Enggak Paham Bahasa Gaul

1. Berteman dengan Selebriti atau Influencer

Berteman dengan artis atau selebriti. (Foto: Pexels/Martin Lopez)

Selebriti atau influencer memang pasti punya teman. Beberapa mungkin berteman tanpa alasan apapun. Berteman, ya, berteman saja. Begitu. Namun ada pula orang yang sengaja berteman dengan mereka untuk meraih pengakuan sosial. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah berteman dengan si selebriti atau influencer. Bahkan tak jarang si selebriti tidak pernah mengakuinya sebagai teman.

Kamu bisa melihat perilaku pansos yang satu ini saat seseorang kerap mengunggah gambar atau video di media sosial kala nongkrong bareng atau sekadar dalam satu kesempatan yang sama dengan si selebriti. Mereka berharap orang lain melihat unggahan itu dan memberinya pengakuan sebagai teman sang artis.

2. Mengaitkan Diri dengan Selebriti atau Influencer

Mengaitkan diri dengan selebriti untuk mendapat pengakuan sosial. (Foto: Pexels/Pixabay)

Perilaku yang satu ini juga bisa jadi tanda-tanda seseorang melakukan panjat sosial. Biasanya dirinya akan bercerita sambil sesekali atau terus menerus menyebut nama sang selebriti dalam ceritanya.

Perilaku ini berusaha menunjukkan agar mereka tampak memiliki hubungan dekat dengan sang selebriti. Tentu ini juga dilakukan untuk mendapat pengakuan sosial agar orang lain menyegani atau melihat nilai lebih pada diri mereka.

Baca juga:

Mau Pamer Pencapaian Aja, Sok Modus Salah Kirim Chat Minta Maaf

3. Berpenampilan mewah

Penampilan mewah jadi cara orang naik kelas. (Foto: Unsplash/JC Gellidon)

Kebiasaan berpenampilan mewah juga bisa jadi teknik panjat sosial. Cirinya, orang tersebut suka mengenakan pakaian dengan harga selangit karya desainer tertentu, jam tangan seharga mobil mewah menempel di tangannya, dan hanya berteman dengan orang-orang bergaya fesyen yang sama dengan dirinya.

4. Pamer harta

Pamer harta untuk disegani dan diakui orang lain. (Foto: Unsplash/Craventure Media)

Memiliki harta berlimpah memang menyenangkan. Kadang-kadang ia menjadi keharusan, namun memamerkannya adalah pilihan. Perilaku ini biasa dilakukan untuk mendapat pengakuan orang lain bahwa mereka merupakan orang kaya dengan uang dan harta yang sangat banyak.

Bentuk pamer ini antara lain ditunjukkan lewat media sosial. Misalnya menunjukkan tumpukan uang yang dimilikinya, memamerkan mobil yang dikendarainya, dan menunjukkan rumah megah nan mewah yang ditempatinya. Orang lain pun akan mupeng alias muka pengen. (waf)

Baca juga:

Flexing Versus Humblebragging, Dua Cara Unjuk Gigi Serupa Tapi Tak Sama

#Juli Warga +62 Naik Kelas #Kelas #Kelas Sosial #Gaya Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Lifestyle
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Di masa depan, kawasan ini diharapkan dapat terintegrasi dengan jaringan MRT yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta Barat dan Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Maret 2026
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Lifestyle
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Mumpung masih dalam suasana awal tahun dengan semangat fresh, ini bisa jadi momen buat kamu mempercantik rumah.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Momen Hari Raya Menjelang Saatnya Percantik Rumah, ini nih Ide Merancang Perabotan yang Fungsional
Lifestyle
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Pengujung tahun menjadi momen bagi perempuan untuk terkoneksi kembali ke dalam diri kamu.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Ladies, Kenali Tubuh, Siklus, dan Ritme Alami Diri untuk Bekal Menyusun Resolusi Tahun Baru
Lifestyle
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
Desain TYESO yang menekankan daya tahan dan penggunaan ulang membantu kamu mengurangi penggunaan barang sekali pakai.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
Tumbler Tahan Banting Pilihan Terbaik untuk Dukung Gaya Hidup Hijau Ramah Lingkungan
Lifestyle
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Merek peralatan minum inovatif dan premium asal China tersebut resmi menunjuk (USS) sebagai distributor tunggal TYESO di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Fun
Ahhh-fterwork Hadirkan Perjalanan Multisensori nan Penuh Petualangan, Ditutup Sesi Omakase Memanjakan Lidah
Dihadirkan untuk menciptakan momen afterwork yang unik bersama Heineken
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Ahhh-fterwork Hadirkan Perjalanan Multisensori nan Penuh Petualangan, Ditutup Sesi Omakase Memanjakan Lidah
Lifestyle
Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Sejalan dengan urbanisasi, gaya hidup serbacepat, serta perkembangan infrastruktur logistik di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 September 2025
  Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Lifestyle
Kombinasi Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Solusi Cuci Pakaian di Era Modern
Mesin Cuci Japandi dirancang untuk menghadirkan pengalaman mencuci yang lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kombinasi Efisiensi dan Kenyamanan Jadi Solusi Cuci Pakaian di Era Modern
Fashion
Wondherland 2025: Fashion & Fragrance Festival dengan Pengalaman Belanja Paling Personal
Wondherland berkolaborasi dengan Scent of Indonesia (SOI), untuk membawa konsep 'anti blind buy experience' di edisi 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 September 2025
Wondherland 2025: Fashion & Fragrance Festival dengan Pengalaman Belanja Paling Personal
Bagikan