Panglima TNI Siap Jadi Terdakwa

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 18 April 2017
Panglima TNI Siap Jadi Terdakwa

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (MP/Rizky Fitriyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta anggotanya bersikap tegas menindak siapa pun yang melakukan intimidasi dan mengganggu masyarakat saat Pilgub DKI Jakarta putaran kedua di setiap TPS. Gatot mengimbau setiap anggotanya tak perlu takut untuk digugat karena bersikap tegas.

"Ini tugas mulia, lakukan tugasmu, pelajari betul apabila kamu melakukan tugas sesuai prosedur. Apa pun akibatnya untuk membuat Jakarta aman, saya jamin kamu tak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa," tegas Gatot saat memberikan sambutan kepada 26.000 anggota Polri dan TNI dalam pembekalan jelang Pilgub DKI di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4).

Gatot bahkan siap pasang badan bagi anggotanya yang diperkarakan karena bersikap tegas saat menjaga TPS.

"Ini direkam, yang sebagai terdakwa yang memberi perintah kamu. Panglimamu (siap) sebagai terdakwa. Jelas?," kata Gatot.

Ribuan personel TNI dari seluruh matra yang ada di dalam dan di luar pun secara semangat menjawab arahan dari Panglima. "Siappp!," teriak para anggot TNI memekikan telinga.

Gatot meminta anggotanya tak ada kata ragu dalam mengamankan masyarakat DKI dari segala bentuk intimidasi. "Kamu disumpah, kamu dikasih gaji untuk amankan masyarakat DKI. Kamu semuanya organik dari Kodam Jaya dari Polda dari Tni dan Polri dari luar daerah untuk amankan warga DKI," tandas Gatot.

Hak memilih adalah konstitusi setiap warga negara. Untuk itu, negara dituntut untuk hadir sehingga jika masyarakat yang merasa takut dan tak aman dapat mendapatkan haknya.

"Di sini negara hadir dan yang menghadirkan dalam tempat ini dalam tempat pemilihan nanti di seluruh DKI adalah kalian semua prajurit TNI polri," kata Gatot membakar semangat.

"Tugas yang kamu laksanakan adalah tugas mulia. Membuat masyarakat DKI aman, tentram, dan damai. Semuanya bisa bergembira, jadi ini tugas mulia," tutup Gatot. (Ayp)

Baca berita terkait Pilgub DKI Jakarta lainnya di: Kapolri Perintahkan Kapolda Jawa Dan Sumatera Cegah Mobilisasi Massa

#Jenderal Gatot Nurmantyo #Panglima TNI #Pilgub DKI 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Maruli menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Indonesia
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Model PDU ini memiliki unsur yang kental dengan kebudayaan karena berbentuk beskap atau seperti pakaian adat pria dengan kerah menutupi sampai leher.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Berita Foto
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Indonesia
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Komisi I DPR menanggapi keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghidupkan jabatan Kaster. Tegaskan kebijakan ini bukan kembalinya dwifungsi ABRI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Bagikan