PAN Klaim Sejak Awal Masyarakat Menolak Natuna Jadi Tempat Karantina
Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). (ANTARA/HO-ChinaNews/mii)
Merahputih.com - Wakil Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap meminta pemerintah memperhatikan secara serius keluhan dan aspirasi masyarakat di Natuna. Terlebih, adanya penolakan wilayah tersebut sebagai tempat observasi 245 WNI yang baru dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok.
"Sejak awal masyarakat di Natuna menolak daerah mereka dijadikan sebagai tempat karantina WNI yang baru dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok," kata Mulfachri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/2).
Baca Juga
"Sejauh ini, pemerintah kelihatannya belum menjawab secara tuntas apa yang menjadi tuntutan mereka," beber dia.
Seharusnya sebelum 245 WNI diobeservasi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan elemen-elemen masyarakat lainnya diajak bicara.
Menurut dia, jangan seperti saat ini, pemerintah tiba-tiba mengambil keputusan untuk menempatkan 245 WNI di Natuna dan bagi warga Natuna, pemilihan daerah mereka sebagai tempat karantina, menyisakan sejumlah persoalan.
Baca Juga
Pertama Kali di Luar Tiongkok, Satu Orang Tewas Akibat Virus Corona
"Meskipun saat ini pemerintah sudah melakukan observasi WNI di Natuna, bukan berarti persoalan dengan pemerintah daerah dan masyarakat di sana selesai," ujarnya. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Subsidi Pangan Dipangkas Rp 300 Miliar, Lukmanul Hakim Kritik Pemprov DKI
Waketum PAN Soroti Lonjakan Popularitas Purbaya, Tantang Buktikan Kinerja
Mahasiswa Demo di Gedung DPRD DKI Soroti Flexing Bebizie
Rencana Pramono Anung Ubah Badan Hukum PAM Jaya Dapat Penolakan dari Legislator Kebon Sirih
Imbas Kemarahan Rakyat, PAN Ajukan Penghentian Gaji hingga Fasilitas Eko Patrio dan Uya Kuya
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR
PAN Puji Sikap PDIP ke Pemerintah Prabowo Jaga Kualitas Demokrasi
PAN Bicara Potensi Polemik Gibran Pindah Kantor ke IKN, Minta Prabowo Turun Tangan
Soal Penempatan Dubes, PAN Yakin Prabowo sudah Siapkan Kandidat di Momentum yang Tepat
Giliran Sekjen PAN Eko Patrio Temui Gubernur Pramono Anung Setelah Kaesang