Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pamit Tinggalkan Seskab, Ini Pesan Perpisahan Pramono Anung ke Anak Buahnya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 20 September 2024
Pamit Tinggalkan Seskab, Ini Pesan Perpisahan Pramono Anung ke Anak Buahnya

Arsip - Seskab Pramono Anung. ANTARA/Siti Nurhaliza

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menandatangani keppres pemberhentian Pramono Anung jadi Sekretaris Kabinet (Seskab) yang berlaku resmi mulai 22 September mendatang. Kemarin, Kepala Negara juga sudah menunjuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sebagai Plt Seskab.

Hari ini, Seskab Pramono Anung menggelar acara perpisahan dengan para staf dan pejabat Kementerian Seskab, Jumat (20/9). Dalam kesempatan itu dilansir Antara, Pramono sempat menyampaikan sejumlah pesan perpisahan kepada jajarannya.

Kader PDIP yang bakal maju dalam Pilkada Jakarta 2024 itu mengungkapkan rasa terima kasih dan kedekatannya dengan seluruh karyawan selama dua periode menjabat.

"Saya selama dua periode memimpin Seskab ini, saya sangat dekat dengan seluruh staf, karyawan, serta pejabat di lingkungan Seskab. Saya bekerja untuk memberi hati dan juga sekaligus mengubah paradigma yang ada," kata Pramono, di kantor Seskab Jakarta, Jumat (20/9).

Baca juga:

Istana Buka Peluang Reshuffle Terakhir Tunjuk Seskab Definitif Baru

Pramono juga bangga atas pencapaian lembaganya yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan nilai tinggi selama dia menjabat sebagai seskab

Lebih jauh, Pramono menekankan transformasi yang telah terjadi di Seskab selama kepemimpinannya harus terus berlanjut.

"Sekarang Seskab menjadi lembaga yang disegani dan dihormati. Kami berhasil mengubah paradigma kerja dan menerapkan kultur yang fighter dan bahagia," tandas Seskab.

PDIP resmi mengusung kadernya sendiri, Pramono Anung dan Rano Karno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024, usai mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta pada Rabu (28/8).

Baca juga:

Pramono Anung Tak Lagi Jabat Menseskab Per 22 September 2024

KPU Jakarta akan mengumumkan penetapan cagub dan cawagub yang bakal bertarung di Jakarta pada 22 September, bertepatan dengan pemberlakuan Keppres penunjukkan Plt Seskab baru untuk mulai bertugas secara secara resmi. (*)

#Pramono Anung #Pilkada Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Perumda Dharma Jaya mengembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Hal itu untuk memperkuat ketahanan pangan Jakarta.
Soffi Amira - 54 menit lalu
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Pemprov DKI Jakarta mengembangkan kawasan peternakan terintegrasi di Ciangir, Tangerang, untuk memperkuat ketahanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Indonesia
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (31/7) pagi.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Bagikan