Headline

Pakistan Bekukan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan Amerika Serikat

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Januari 2018
Pakistan Bekukan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan Amerika Serikat

Mobil tentara berkumpul di luar Bethel Memorial Methodist Church setelah sebuah serangan oleh pria bersenjara di Quetta, Pakistan (ANTARA FOTO/REUTERS/Naseer Ahmed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa negaranya terlalu bodoh karena menggelontorkan dana miliaran dolar untuk Pakistan berbuntut panjang.

Pakistan menyatakan ketersinggungan negaranya terkait cuitan Donald Trump tersebut. Sebagai bentuk protes dan keberatan terhadap pernyataan Trump, Menteri Pertahanan Pakistan Khurram Dastgir Khan mengatakan negaranya membekukan kerjasama militer dan intelijen dengan Amerika Serikat. Pakistan menolak semua bantuan militer dari Amerika.

Dari pihak Amerika Serikat juga telah menindaklanjuti pernyataan Donald Trump melalui akun twitternya. Cuitan Trump pada 1 Januari lalu menuduh Pakistan memberi perlindungan kepada pelaku teror yang diburu dari Afghanistan.

Para pemimpin Pakistan sebelumnya sempat menahan diri untuk meladeni serangan Trump akhirnya bertindak. Pernyataan tegas Menteri Pertahanan Pakistan Dastgir Khan menunjukan secara jelas reaksi Pakistan atas cuitan Trump sekaligus menandakan ketegangan antar kedua negara meningkat.

Sebelumnya Donald Trump menulis dalam cuitannya bahwa "Amerika Serikat dengan dungu telah memberi Pakistan lebih dari 33 miliar dolar AS dalam bentuk bantuan selama 15 tahun belakangan, dan mereka tak memberi kita apa-apa, selain dusta & penipuan, karena mengira para pemimpin kita bodoh."

Menteri Pertahanan Pakistan menanggapi hal itu sebagai tanda Amerika Serikat tak pantas lagi jadi mitranya dan semua kerjasama dibekukan.

"Anda semua lihat fasilitas yang telah kami berikan kepada mereka (Amerika) masih beroperasi. Tapi juga ada lahan luas kerja sama intelijen dan kerja sama pertahanan yang telah kami bekukan," kata Dastgir, sebagaimana diberitakan Antara via Xinhua, Rabu (10/1) pagi.

Saat merujuk kepada pembekuan AS atas bantuan buat Pakistan, Dastgir Khan berkata, "Pembekuan bantuan militer baru-baru ini oleh AS dilakukan setelah pembekuan yang lebih besar, yaitu pembekuan dialog strategis selama lebih dari satu tahun antara AS dan Pakistan." Ia juga mengeluh bahwa Amerika Serikat tak memberi bantuan untuk memagari perbatasan dengan Afghanistan di wilayah pegunungan terjal guna menghentikan gerakan lintas-perbatasan gerilyawan radikal.

Pakistan dan Afghanistan memiliki perbatasan hampir 2.500 kilometer, kebanyakan keropos, dan gerilyawan memanfaatkan perbatasan terbuka tersebut untuk bergerak di kedua sisi perbatasan untuk melakukan kekerasan.

Pejabat militer mengungkapkan Pakistan tahun lalu mulai membuat pagar di perbatasan dan sebagian besar pagar itu direncanakan selesai tahun ini.

"Mudah sekali untuk menyalahkan Pakistan buat aksi teror lintas-perbatasan, sedangkan AS tak menggerakkan satu jari pun untuk membantu membuat pagar perbatasan," kata Dastgir Khan.

Amerika telah lama menuduh Pakistan "menyediakan tempat perlindungan buat anggota Taliban Afghanistan dan Jaringan Haqqani", yang dituduh melakukan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan pasukan sekutu pimpinan AS.(*)

#Pakistan #Amerika Serikat #Donald Trump #Kekuatan Militer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Dunia
Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Perubahan tersebut dilakukan untuk pengguna yang berada di Amerika Serikat, sedangkan pengguna di Kanada tetap akan melihat nama Danau Ontario.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
 Manut Perintah Donald Trump, Apple Maps Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Bagikan