Presiden Prabowo Melawat ke Pakistan di Tengah Bencana Sumatra, Teken Kerja Sama Pertahanan hingga Perdagangan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
Presiden Prabowo Melawat ke Pakistan di Tengah Bencana Sumatra, Teken Kerja Sama Pertahanan hingga Perdagangan

Presiden Prabowo Subianto tiba di Pakistan/Instagram Pakindonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Pakistan, Senin (8/12) sore, setelah meninjau area terdampak bencana di wilayah utara Sumatra. Prabowo disambut langsung Presiden Pakistan Asif Ali Zardar dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif saat tiba di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan.

Orang nomor satu di Indonesia itu berkunjung ke Pakistan atas undangan PM Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif. Kunjungan itu berlangsung pada 8-9 Desember 2025 sekaligus memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Pakistan.

Prabowo akan melakukan beberapa pertemuan salah satunya pembicaraan tingkat delegasi dengan Perdana Menteri. Ia juga akan bertemu Presiden Asif Ali Zardari, dilanjutkan dengan Kepala Staf Angkatan Darat, dan Kepala Staf Angkatan Pertahanan Marsekal Lapangan Syed Asim Munir.

Pertemuan ini akan membahas peningkatan hubungan bilateral termasuk menjajaki kerja sama baru di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, IT, iklim, pendidikan, dan budaya, serta meningkatkan kolaborasi di tingkat regional dan global.

Baca juga:

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Atasi Bencana di Sumatra



"Beberapa nota kesepahaman (MoU) diperkirakan akan ditandatangani selama kunjungan ini," bunyi keterangan dalam Instagram Kedubes Pakistan untuk Indonesia.

Sebelumnya, Dubes Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri berharap kerja sama bilateral Indonesia dan Pakistan dapat diwujudkan dengan langkah konkret.

"Kami ingin lebih memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan kami. Kami ingin lebih memperkuat kerja sama pertahanan kami. Kami ingin lebih memperkuat kerja sama pengembangan sumber daya manusia, sektor pendidikan, dan sektor kesehatan," kata Zahid kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/11).(knu)

Baca juga:

Perubahan Iklim, Pakistan Dilanda Banjir Mematikan Membuat Lebih dari Dua Juta Orang Dievakuasi




#Presiden Prabowo #Pakistan #Kunjungan Kenegaraan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Presiden Prabowo kembali ke Indonesia usai kunjungan ke Inggris dan WEF Davos 2026, bawa komitmen investasi Rp90 triliun serta capaian diplomatik global.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Prabowo Pulang ke Indonesia, Bawa Komitmen Investasi dan Peran Perdamaian Dunia
Indonesia
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Kerja sama ini mencakup pembuatan sekitar 1.500 kapal nelayan yang akan diproduksi di dok kapal Inggris dan selanjutnya dirakit di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara
Danantara yang kini mengelola aset (asset under management/AUM) sebesar USD 1 triliun, sejajar dengan lembaga pengelola dana global lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara
Indonesia
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Prabowo menekankan Indonesia ingin menjalin hubungan yang baik dan bersahabat dengan semua pihak.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Indonesia
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah situasi eksternal yang menantang.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Indonesia
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Keterlibatan Indonesia dalam BoP, menurut Prabowo, merupakan momentum bersejarah dan peluang nyata untuk mendorong upaya perdamaian bagi rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Indonesia
Diaspora Indonesia Titip Harapan ke Presiden Prabowo di World Economic Forum, Bawa Pemuda RI Mendunia
Momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global sekaligus buka ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda Indonesia di luar negeri. ?
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Diaspora Indonesia Titip Harapan ke Presiden Prabowo di World Economic Forum, Bawa Pemuda RI Mendunia
Indonesia
Tiba di Swiss untuk Hadiri World Economic Forum, Presiden Prabowo Disambut Diaspora Indonesia
Prabowo dan rombongan mendarat di Bandar Udara Internasional Zurich pada pukul 17.30 waktu setempat dan disambut sejumlah pejabat perwakilan Republik Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Tiba di Swiss untuk Hadiri World Economic Forum, Presiden Prabowo Disambut Diaspora Indonesia
Indonesia
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Inggris berkomitmen membantu Indonesia melestarikan ekosistem di 57 taman nasional. Komitmen ini disampaikan saat Presiden Prabowo bertemu Raja Charles III di London.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo dan Raja Charles Bahas Konservasi, Inggris Siap Bantu Pelestarian Ekosistem Indonesia
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Bagikan