Pakar Politik Imbau Kader Golkar Jangan Bela Setya Novanto

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 19 November 2017
Pakar Politik Imbau Kader Golkar Jangan Bela Setya Novanto

Ketua DPR Setya Novanto (kiri). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pakar politik dari Universitas Nasional Jakarta TB Massa Djafar menilai, langkah sejumlah kader Golkar yang menyelenggarakan pertemuan di Jakarta, dan membuat skenario untuk mempertahankan kepemimpinan Setya Novanto di partai tersebut, akan gagal.

"Tidak rasional jika ada sejumlah kader yang ingin mempertahankan posisi Novanto. Mudah ditebak motifnya, hanya ingin memperoleh keuntungan mendapat jabatan dari Setya Novanto, tanpa peduli elektabilitas partai," kata TB Massa Djafar melalui pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (19/11).

Tb Massa menganggap, Setya Novanto sudah tidak dapat dipertahankan lagi, karena posisi politiknya di masyarakat sudah tidak baik. "Novanto sudah menjadi objek olok-olok di masyarakat. Rekam jejaknya juga lebih banyak negatif," katanya.

Setnov juga tidak memperlihatkan kinerja yang baik sebagai seorang politisi maupun sebagai Ketua DPR. Menurut Massa, mempertahankan Setnov sama saja dengan membiarkan citra dan elektabilitas Golkar semakin terpuruk dan tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Massa Djafar juga berpandangan, tokoh-tokoh senior Golkar seperti Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, dan lainnya tidak sepakat dengan keinginan sejumlah kader partai yang ingin mempertahankan Setya Novanto.

Apalagi, kata Massa Djafar, pengurus pengurus Golkar dari Pulau Jawa tidak menghadiri pertemuan di sebuah hotel berbintang di Jakarta, pada Kamis (16/11) lalu.

"Sikap pengurus Golkar di Pulau Jawa ini harus diperhitungkan, dan tentunya patut menjadi salah satu rujukan kader Golkar dari daerah lain, mengingat jumlah suara Pulau Jawa sangat signifikan," katanya.

Menurut Massa Djafar, KPK telah menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan telah menerbitkan surat penahanan.

Ketua Program Doktor Ilmu Politik Sekolah Pascasarjana FISIP Universitas Nasional (Unas) Jakarta itu menambahkan, KPK tentunya telah memiliki bukti-bukti sehingga menetapkan Setnov sebagai tersangka dan tindakannya dinilai menghambat pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Informasi yang diperoleh Massa Djafar, ada sejumlah pengurus daerah Golkar menyelenggarakan pertemuan di sebuah hotel berbintang di Jakarta yang dihadiri lima orang pengurus DPP serta 12 orang pengurus DPD. Pertemuan tersebut mulai membagi posisi untuk mengantisipasi persoalan hukum yang dihadapi Setnov guna mempertahankan kepemimpinannya. (*)

#Setya Novanto #Golkar #Pengamat Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kini belum mereda. Direktur P3S, Jerry Massie, menilai setiap calon pejabat negara harus memenuhi persyaratan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Indonesia
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan berlanjut ke DPR. Hal itu diungkapkan Direktur P3S, Jerry Massie.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Berpotensi Pengaruhi Elektabilitas di Pilpres 2029, ini Kata Pengamat
Polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka bisa memengaruhi elektabilitas di Pilpres 2029. Pengamat pun mengungkap dampaknya.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Berpotensi Pengaruhi Elektabilitas di Pilpres 2029, ini Kata Pengamat
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Bagikan