Pakai Pokemon Sleep, Gamer Punya Waktu Tidur Lebih Lama

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 15 Desember 2023
Pakai Pokemon Sleep, Gamer Punya Waktu Tidur Lebih Lama

Menurut statistik Pokemon Sleep, gamer punya waktu tidur lebih panjang pada 2023. (Foto: The Pokemon Company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAMER sering kali punya kebiasaan jelek: kurang tidur. Waktu mereka habis untuk menamatkan misi gim sehingga menggerus saat tidur. Namun, pada 2023, kebiasaan ini mulai terkikis.

LY Corporation, perusahaan internet Jepang, yang mengumumkan temuan ini. Mereka menggunakan data Pokemon Sleep, aplikasi pencatat tidur buatan The Pokemon Company, dan menggabungkan data dari situs pencarian secara mayoritas. Hasilnya menunjukkan bahwa gamer di Jepang punya waktu tidur lebih panjang daripada waktu tidur tahun 2022.

Mengutip laman Siliconera, data tersebut dikumpulkan oleh aplikasi pencatat jadwal tidur Pokemon Sleep sejak September 2022 hingga September 2023. Gamer pengguna aplikasi tersebut tidur 30 menit lebih awal dibanding jadwal tidur seharusnya, yakni pukul sembilan malam.

Baca juga:

Clarks Hadirkan Siluet Torhill Berkolaborasi Bareng Pokemon

Gamer tidur 30 menit lebih awal dari jam ideal. (Foto: The Pokemon Company)
Gamer tidur 30 menit lebih awal dari jam ideal. (Foto: The Pokemon Company)

LY Corporation menyebutkan bahwa banyak cara untuk mempermudah dan melancarkan jadwal tidur, termasuk pemilihan aromaterapi, cara untuk tidur ketika tidak mengantuk, dan pola tidur yang ideal yakni delapan jam per hari.

Mengingat pola kerja dan kegiatan yang lebih teratur usai era pandemi, amat mungkin orang lebih memanfaatkan jam kosong pada malam hari untuk tidur ketimbang melakukan aktivitas.

Pokemon Sleeper adalah aplikasi atau game ber-genre sleep tracker. Melalui gim ini, kamu bisa mengetahui seberapa lama kamu tidur hanya dengan menyalakan gim sebelum tidur.

Baca juga:

Promo Black Friday 2023, Pokemon GO Bagi-Bagi PokeCoin

Setiap kamu tidur, kamu bisa menemukan Pokemon baru yang bisa kamu koleksi. Sebaliknya, The Pokemon Company pun memberikan Pokemon yang merepresentasikanmu sesuai dengan jadwal tidurmu.

Pokemon Sleep aplikasi yang cocok untuk orang insomnia yang menghabiskan waktu melek lebih lama pada malam hari ketimbang pagi atau siang hari.

Bila kamu bekerja dari pagi hingga sore, lalu beristirahat pada malam hari, Pokemon Sleep juga bisa digunakan untuk mengalkulasi jadwal tidur, serta memberikan rekomendasi bagimu yang ingin mengatur kapan kamu beristirahat.

Mainkan Pokemon Sleep di Android dan iOS secara gratis. Meski demikian, kamu bisa menikmati fitur lebih banyak di Pokemon Sleep dengan transaksi seperti bundle dan fitur premium. Melalui keduanya, kamu bisa memiliki detail terkait tidur kamu. (dnz)

Baca juga:

MV YOASOBI 'Biri-Biri' untuk 'Pokemon Scarlet & Violet'

#Pokemon #Kesehatan #Tidur #Pola Tidur
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Logan Paul Siap Jual Kartu Pikachu Illustrator, Nilainya Diprediksi Capai Rp200 Miliar
Logan Paul melepas kartu Pokémon Pikachu Illustrator terlangka di dunia. Dibeli Rp88 miliar, kini diprediksi laku hingga Rp200 miliar, memicu lonjakan pasar koleksi Pokémon global
ImanK - Kamis, 25 Desember 2025
Logan Paul Siap Jual Kartu Pikachu Illustrator, Nilainya Diprediksi Capai Rp200 Miliar
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan