Pakai Jari untuk Hilangkan Ngantuk
Jari bermanfaat untuk hilangkan kantuk. (Foto: Unsplash/Franco Antonio Giovanella)
MerahPutih.com - Mengatasi ngantuk mudah. Kamu bisa menggunakan jari untuk menghilangkan rasa ngantuk. Cara menghilangkan ngantuk menggunakan jari dikenal dengan nama teknik pijat akupresur.
Teknik pijat akupresur bekerja dengan cara menekan bagian tubuh tertentu. Cara ini dapat memulihkan tenaga dan menghidupkan hormon endorfin, yang bisa meredakan nyeri dan meningkatkan kadar dopamin.
Baca juga:
Menurut Alodokter, ada beberapa bagian tubuh yang apabila ditekan dengan menggunakan jari dapat menghilangkan rasa ngantuk.
Pertama di bagian atas kepala. Tekan bagian atas kepala menggunakan ujung jari. Lakukan aktivitas ini 5-6 menit.
Kedua, tekan bagian atas belakang leher. Pijat titik ini menggunakan jari dengan tekanan cukup kuat. Ulangi beberapa kali selama lima menit.
Baca juga:
Bahaya Konsumsi Obat Mengandung Efek Kantuk yang Digunakan sebagai Obat Tidur
Ketiga, punggung tangan antara ibu jari dan telunjuk. Tekan area tubuh ini agar rasa kantuk hilang. Menekan bagian ini menggunakan jari juga dapat meredakan sakir kepala dan nyeri akibat haid.
Keempat, di bawah lutut. Gunakan ibu jari untuk menekan bagian bawah lutut. Lakukan dengan gerakan melingkar. Kamu juga bisa mengendalikan nafsu makan, meredakan asam lambung, juga sembelit dengan menekan area tubuh ini menggunakan ibu jari.
Terakhir, bagian telapak kaki. Tekan bagian ini, tepatnya di tengah, dengan kekuatan agak kuat menggunakan jari. Ulangi gerakan ini selama beberapa menit. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta