Hari Pahlawan 2019

Pahlawan Lokal Tak Kalah Hebat dengan Superhero Luar Negeri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 10 November 2019
Pahlawan Lokal Tak Kalah Hebat dengan Superhero Luar Negeri

Perbandingan Pahlawan Lokal dan Luar Negeri (Foto: Instagram @timobros)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELIHAT pahlawan luar negeri seperti Iron Man ataupun Captain America di seri film Avengers memang keren banget sih, berbagai aksi dipadu teknologi dan kekuatan dewa menjadikan film diminati oleh banyak kalangan. Eits, Tunggu dulu! Beberapa pahlawan lokal yang sudah sering didengar ceritanya ternyata memiliki kesamaan dalam prinsip dengan pahlawan luar negeri yang biasa kamu tonton di layar lebar lho.

Dari pahlawan tuna netra yang jago bertarung, hingga pahlawan yang memiliki badan sekuat baja mampu membuat takjub para pembaca komik ataupun penikmat filmnya sejak dulu. Berikut perbandingan lima pahlawan (beberapa di antaranya fiktif) lokal yang memiliki kesamaan dengan pahlawan luar negeri, tentu dengan wujud dan latar belakang cerita berbeda.

Baca juga:

Deretan Film Lokal Bertema Perjuangan untuk Ditonton di Hari Pahlawan

1. Arjuna dengan Rambo

Pahlawan Lokal Arjuna dengan Rambo
Arjuna dengan Rambo (Foto: Tallenge Store, Mental Floss)

Arjuna memiliki kekuatan sakti yang membuat dirinya patut ditakuti oleh musuh yang ingin menyerang. Seperti membuat dirinya bisa menghilang (panglimunan), berjalan tanpa membuat jejak (sepiangin), bisa mengontrol makhluk seperti binatang dan tumbuhan (pengasihan), dan membuat kekuatannya lebih kuat ketika memasuki medan perang (asmaratantra). Ia juga bisa melayang sehingga musuh tak bisa melawannya dari darat (lahima).

Di sisi lain, Rambo memiliki kegigihan dan kekuatan yang serupa dengan satu pasukan, kekuatannya yang ia bangun sejak umurnya yang ke-18 tahun membuat dirinya patut ditakuti oleh musuhnya. Mulai dari penguasaan dalam menggunakan senjata api maupun senjata tajam, hingga kekuatannya bertahan hidup dalam peperangan membuat Rambo tak takut akan ancaman. Bahkan Rambo bisa menghajar puluhan musuh hanya menggunakan pisau andalannya.

Meskipun berbeda, tetapi Arjuna dan Rambo memiliki kesamaan yang serupa, yakni tidak pernah kalah apalagi menyerah dalam pertempuran.

2. Pitung dengan Robin Hood

Pahlawan Lokal Pitung dengan Robin Hood
Pitung dengan Robin Hood (Foto: Twitter @humaniora, Visit Nottinghamshire)

Sebagai pendekar asal Betawi, Pitung memiliki penguasaan dalam ahli bela diri Pencak Silat, kekuatan bela dirinya tersebut membuat kewalahan pasukan Belanda kala itu, bahkan prajurit Belanda takut ketika diperintahkan untuk menangkap Pitung. Konon katanya, Pitung juga bisa tetap bangkit walau badannya tertembus oleh peluru.

Sedangkan Robin Hood memiliki kelincahan dan kemampuannya dalam memanah dan mengayunkan pedang, Robin Hood juga mampu dalam mengendap sehingga motifnya tidak diketahui oleh prajurit kerajaan.

Selain kemampuan Pitung dan Robin Hood dalam berperang, motif mereka berdua ternyata memiliki kesamaan. Yakni untuk mengambil harta pemerinta yang berkuasa demi dibagikan pada rakyat miskin. Pahlawan yang model gini patut diacungi jempol.

3. Gatotkaca dengan Superman

Pahlawan Lokal Gatotkaca dengan Superman
Gatotkaca dengan Superman (Foto: Moonton, Arena of Valor)

Sebagai pahlawan Mahabarata berotot kawat dan bertulang besi, Gatotkaca memiliki kekuatan dalam bertahan hidup dan melawan musuh yang mengancam rakyatnya. Seperti halnya kebal terhadap ilmu sihir (Narantaka), tahan terhadap panas dan juga dingin (Basunanda), pukulan yang kuat sehingga sekali pukul saja bisa meratakan sepuluh gunung (Brajamusti), dan juga baju zirah Gatotkaca yang bisa membuat dirinya terbang (Antakusuma).

Sedangkan pahlawan asal Krypton, Superman, memiliki kekuatan yang terbilang setara dengan Gatotkaca. Dimulai dari kekuatan super yang bisa memukul musuhnya, kebal terhadap serangan, dapat berlari secepat kilat, dan juga dapat mengeluarkan laser di mata dan dapat meniup badai es. Kemiripan Gatot Kaca dan Superman adalah kekebalan tubuhnya yang tidak bisa diserang oleh apapun.

Baca juga:

Tak Perlu Kekuatan Super untuk Jadi Seorang Pahlawan

4. Si Buta dari Gua Hantu dengan Daredevil

Pahlawan Lokal Si Buta dari Gua Hantu
Si Buta dari Gua Hantu dengan Daredevil (Foto: Bumi Langit, Smush)

Kekuatan dari Si Buta dari Gua Hantu adalah kemampuan dalam bela diri menggunakan tongkat ataupun pedang. Bahkan ia memiliki ilmu membedakan suara, ilmu tersebut sangatlah penting, seperti diketahui bahwa Si Buta dari Gua Hantu mengorbankan penglihatannya.

Sedangkan Matt Murdock alias Daredevil, ia memiliki kemampuan super dalam indera lainnya, sehingga Daredevil dapat merasakan ancaman musuh dari jarak yang cukup jauh. Walaupun ia tidak dapat melihat, tetapi Daredevil mampu untuk melihat tulisan hanya dengan memanfaatkan indera yang ia punya, dan juga ia mampu untuk mendeteksi detak jantung orang di sekitarnya.

Meskipun Si Buta dari Gua Hantu dan Daredevil memiliki keterbatasan dalam penglihatannya, tetapi kekuatannya ternyata tidak bisa dianggap remeh. Ketika indera pengelihatan mereka hilang, kemampuan keempat indera lainnya jadi menguat.

5. Cut Nyak Dien dengan Wonder Woman

Pahlawan Lokal Cut Nyak Dien
Cut Nyak Dien dengan Wonder Woman (Foto: Aksi, NME)

Sebagai salah satu pemimpin asal Aceh, Cut Nyak Dien mampu melawan pasukan Belanda bersama dengan suaminya Teuku Ibrahim Lamnga di barisan depan. Meskipun senjata yang pasukan Belanda gunakan lebih lengkap, tetapi Cut Nyak Dien mampu untuk merencanakan strategi perang guna menumbangkan prajurit Belanda.

Sedangkan Diana of Themyscira diberakti oleh para dewa untuk menanggulangi ancaman yang menyerang Amazon. Wonder Woman juga memiliki perlengkapan super seperti Lasso of Truth dan juga kostum yang membuat dirinya kebal akan peluru. Selain menjaga Amazon, Wonder Woman juga mampu untuk menjaga dunia bersama dengan Justice League.

Gender tak membuat Cut Nyak Dien dan Wonder Woman berhenti untuk bertempur menjaga daerahnya dari ancaman. (dnz)

Baca juga:

Hari Pahlawan Bukan Merayakan Tokoh

#Hari Pahlawan #November Shayyy #Superhero #Pahlawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Pencinta Komik Marvel Jangan Sampai Skip, 8 Film MCU Tayang 2026!
Tahun 2026 jadi fase penting Marvel Cinematic Universe. Dari Wonder Man, Spider-Man: Brand New Day, hingga Avengers: Doomsday
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Pencinta Komik Marvel Jangan Sampai Skip, 8 Film MCU Tayang 2026!
Indonesia
Alasan 10 Agustus Diperingati Sebagai Hari Veteran Nasional
Dimulai sejak 1957 di masa pemerintahan Presiden Soekarno, sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Alasan 10 Agustus Diperingati Sebagai Hari Veteran Nasional
Fun
Supergirl Raup Rp 292 Miliar di Hari Pertama, Masih di Bawah Rekor Superman James Gunn
Supergirl meraih Rp292 miliar di hari pertama penayangan. Meski menjanjikan, angka ini masih kalah dari Superman James Gunn yang debut dengan Rp2,03 triliun.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
 Supergirl Raup Rp 292 Miliar di Hari Pertama, Masih di Bawah Rekor Superman James Gunn
Fun
Viral di Piala Dunia 2026, Suporter 'Patung Lumumba' Kembali Dukung RD Kongo usai Karantina Ebola
Michel Kuka Mboladinga kembali viral di Piala Dunia 2026, setelah mendukung RD Kongo dari tribun. Ia sempat viral di Piala Afrika 2025.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Viral di Piala Dunia 2026, Suporter 'Patung Lumumba' Kembali Dukung RD Kongo usai Karantina Ebola
Fun
Film Animasi Venom Bakal Hadirkan Nuansa Gelap, Bukan Tontonan Bocah
Proyek Animasi Venom digarap duo sutradara Zach Lipovsky dan Adam B. Stein, yang sukses menghidupkan kembali waralaba horor Final Destination Bloodlines.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Film Animasi Venom Bakal Hadirkan Nuansa Gelap, Bukan Tontonan Bocah
Indonesia
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Peristiwa heroik di Surabaya pada 1945 menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Indonesia mampu meraih kemenangan ketika bersatu menghadapi ancaman bersama. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberikan selamat kepada putra presiden kedua RI Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto (kanan) Bambang Trihatmodjo (kiri) dan Siti Hardijanti Hastuti Rukmana usai upacara pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto dan sembilan tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Indonesia
Kakak Marsinah Titip Pesan Kepada Presiden Prabowo Subianto: Hapus Total Sistem Outsourcing
Kakak Pahlawan Nasional Marsinah, Marsini, menitipkan pesan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara untuk menghapus total praktik outsourcing demi stabilitas rumah tangga buruh
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 November 2025
Kakak Marsinah Titip Pesan Kepada Presiden Prabowo Subianto: Hapus Total Sistem Outsourcing
Indonesia
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Gus Dur resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Dikenal sebagai ‘Bapak Pluralisme’, jasa besar Gus Dur bagi umat Tionghoa dan perjuangannya menegakkan kesetaraan menjadi warisan abadi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Indonesia
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer penumpas G30S/PKI dan ayah mertua Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Bagikan