MerahPutih.com - Film superhero terbaru Supergirl produksi Warner Bros. Pictures dan DC Studios mencatat awal yang menjanjikan di box office Amerika Utara.
Pada hari pertama penayangannya, film ini meraih pendapatan domestik sekitar Rp 292 miliar (US$18 juta) dari 3.602 bioskop.
Baca juga:
Supergirl Dari DC Studios Tayang di Bioskop 24 Juni 2026, Begini Jalan Ceritanya
Proyeksi industri menyebutkan, Supergirl diperkirakan akan mengumpulkan sekitar Rp 811 miliar (US$50 juta) selama akhir pekan pembukaannya.
Masih di Bawah Superman James Gunn
Capaian ini menempatkan film garapan Craig Gillespie sebagai pendatang baru dengan performa terbaik pada pekan ini.
Meski pembukaan Supergirl cukup solid, angka tersebut masih berada di bawah pencapaian Superman arahan James Gunn yang debut dengan Rp 2,03 triliun (US$125 juta) pada musim panas tahun lalu. Superman bahkan menutup penayangannya dengan pendapatan global sekitar Rp10,04 triliun (US$618 juta).
Baca juga:
James Gunn Ngaku Mengganti Henry Cavill sebagai Superman ‘Menyedihkan’, Bikin Dia Merasa enggak Enak
Dari sisi anggaran produksi, Supergirl dibuat dengan biaya sekitar Rp2,76 triliun (US$170 juta), lebih rendah dibanding Superman yang menghabiskan Rp3,65 triliun (US$225 juta). Meski lebih hemat, film ini tetap dituntut memiliki performa kuat agar bisa menghasilkan keuntungan.
Nama-Nama Besar di Film Supergirl
Supergirl dibintangi Milly Alcock sebagai Kara Zor-El, perempuan Krypton berusia 20-an yang melakukan perjalanan lintas galaksi bersama seorang gadis alien pemalu dalam misi menegakkan keadilan.
Baca juga:
Alasan James Gunn Pilih Matthias Schoenarts Perankan Krem di Supergirl
Film ini juga menampilkan Eve Ridley, Jason Momoa, Matthias Schoenaerts, Diarmaid Murtagh, Ferdinand Kingsley, dan David Corenswet.
Disutradarai Craig Gillespie, yang sebelumnya dikenal lewat film I, Tonya, Supergirl ditulis oleh Ana Nogueira. Film ini diharapkan menjadi salah satu pondasi baru DC Studios dalam membangun semesta sinematik yang lebih luas. (Tka)