Pabrik Trey yang Sebabkan Tujuh Orang Meninggal Ternyata Ilegal

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Oktober 2017
Pabrik Trey yang Sebabkan Tujuh Orang Meninggal Ternyata Ilegal

Polisi lakukan olah TKP di pabrik Trey ilegal (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tempat pembuatan trey (kardus tempat telur) milik Abak Marta Wijaya (55) yang beralamat Kampung Margamekar RT 05 RW 01, Desa Keamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor, yang memakan korban tujuh orang tewas, ternyata belum memiliki izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus berdasarkan keterangan dari aparat desa dan kecamatan setempat.

"Berdasarkan keterangan dari aparat desa dan kecamatan, industri tersebut belum memiliki izin lingkungan hidup dan industri," kata Yusri Yunus, Minggu (1/10).

Polisi saat ini sedang memeriksa saksi-saksi serta pemilik usaha tersebut. Selain itu pihak Polres Bogor juga telah meminta tim Puslabfor bagian Tlxiologi untuk melakukan olah TKP.

"Pemiliknya sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan polisi," kata Kombes Yusri Yunus.

Diketahui, tujuh orang meninggal dunia diduga keracunan limbah gas trey. Awalnya, korban bernama Iwan (35) akan menguras bak pembuangan limbah kardus yang dalamnya sekitar empat meter.

Tetapi sekitar 2 menit korban terlihat pingsan di dalam bak pengolahan.

Kemudian seorang warga setempat bernama Ahmad Holil (19) meminta pertolongan kepada warga sekitar dan dilakukan pertolongan kepada korban, akan tetapi warga yang akan memberikan pertolongan ikut pingsan dan terjatuh kedalam bak sehingga terjadi kepanikan kemudian korban meninggal didalam bak penampungan.

Tujuh jenazah korban keracunan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk diotopsi.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ikuti berita-berita menarik lainnya dari Jawa Barat dalam artikel: Polisi Bongkar Produksi “Nata De Coco" Dicampur Zat Pupuk Urea

#Yusri Yunus #Polda Jabar #Ilegal #Kabupaten Bogor
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Ekspor Motor Ilegal ke Luar Negeri, 99 Ribu Unit Diduga Sudah Dikirim
Polda Metro Jaya mengungkap praktik ekspor motor ilegal. Sebanyak 1.494 motor disita, sementara 99 ribu unit diduga sudah dikirim ke Tahiti dan Togo sejak 2022.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Ekspor Motor Ilegal ke Luar Negeri, 99 Ribu Unit Diduga Sudah Dikirim
Berita Foto
Wamendagri Bima Arya Resmi Buka APFI 2026 Soroti Peran Foto Jurnalistik
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menandatangani foto saat membuka Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 di Bogor, Jawa Barat, Jum'at (8/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 09 Mei 2026
Wamendagri Bima Arya Resmi Buka APFI 2026 Soroti Peran Foto Jurnalistik
Indonesia
Bareskrim Telusuri Aliran Dana TPPU Kasus Impor iPhone Ilegal dari China
Penyidik menemukan fakta bahwa PT TSL, sebuah perusahaan holding di Sidoarjo, Jawa Timur, sengaja menggunakan beberapa perusahaan cangkang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Bareskrim Telusuri Aliran Dana TPPU Kasus Impor iPhone Ilegal dari China
Indonesia
Ledakan Lapangan Padel Dekat SDN Kab Bogor: Kelas Hancur Siswa Terpaksa Diliburkan
Ledakan gas terjadi di kantin lapangan padel yang berada di samping SDN Ciangsana 03, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/4) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ledakan Lapangan Padel Dekat SDN Kab Bogor: Kelas Hancur Siswa Terpaksa Diliburkan
Indonesia
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Aktivitas transaksi perbankan biasanya meningkat selama masa mudik karena masyarakat melakukan berbagai kebutuhan pembayaran selama perjalanan maupun saat berlibur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Unik Nih! Polda Jabar Siapkan Tim Blokir Kartu ATM Pemudik
Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Indonesia
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan Puncak II membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan partisipasi swasta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Indonesia
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Hingga saat ini, kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Terorisme atau pasal lainnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
Benda Mirip Bom di Depan Gereja GKPS Ternyata Cuma Kayu, Polisi Buru 'Prankster' yang Bikin Jantungan Warga
Indonesia
Terancam 6 Tahun Bui, Ini Jejak Pelarian Resbob Sebelum Diringkus di Semarang
YouTuber Muhammad Adimas Firdaus PS atau Resbob resmi menyandang status tersangka dan kini sudah ditahan di Polda Jawa Barat (Jabar)
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
Terancam 6 Tahun Bui, Ini Jejak Pelarian Resbob Sebelum Diringkus di Semarang
Bagikan