OTT KPK Adik Zulkifli Hasan, Kader PAN Satroni Polda Lampung

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 27 Juli 2018
OTT KPK Adik Zulkifli Hasan, Kader PAN Satroni Polda Lampung

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Foto: Radar Lamsel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KPK menangkap Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan sekaligus adik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (26/7). Tim kuasa hukum PAN pun langsung bergerak cepat menyambangi kantor Polda Lampung untuk menemui bupati yang juga Ketua DPW PAN Lampung itu.

"Saya mendatangi Mapolda Lampung untuk advokasi terkait dengan informasi penangkapan Ketua DPW PAN dan Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Lampung," kata Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPW PAN Lampung Ali Butho di Mapolda Lampung, Jumat (27/7).

Ali mendatangi Mapolda terkait OTT KPK yang turut mengamankan Zainudin dan Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Agus BN. Direktur Pusat Layanan Hukum Matahari Lampung itu mengaku sampai saat ini belum dapat izin menemui kedua petinggi PAN Lampung tersebut.

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan. Foto: Wikipedia

Menurut Ali, timnya masih berkoordinasi dengan yang memiliki wewenang, yakni KPK terkait dengan izin melihat Ketua DPW dan Ketua Fraksi PAN itu. "Saya sebenarnya meminta ketegasan Polda Lampung agar bisa bertemu mereka (Zainudin dan Agus B.N.)," tandas dia, dikutip Antara.

Sebelumnya, Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan KPK mengamankan Zainudin bersama 11 orang lainnya dari unsur kepala daerah/bupati, anggota DPRD, swasta, dan pihak lain yang terkait. Dalam OTT itu, KPK turut mengamankan uang Rp700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang diduga terkait dengan proyek infrastruktur.

Untuk diketahui, Zainudin Hasan merupakan adik kandung dari Ketua MPR RI sekaligus Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sesuai dengan KUHAP, KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut. Ke-12 orang yang diamankan dalam OTT KPK saat ini masih berada di Mapolda Lampung. (*)

#Ott Kpk #Korupsi Kepala Daerah #Zainudin Hasan #Zulkifli Hasan
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Pelarian Berakhir, Tersangka Bos Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK Dini Hari
John Field termasuk satu dari enam tersangka dalam kasus suap impor di Bea Cukai. Bos PT Blueray itu membayar jatah suap Rp 7 miliar tiap bulan
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Pelarian Berakhir, Tersangka Bos Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK Dini Hari
Indonesia
Bos PN Depok Minta Pelicin Eksekusi Lahan 1 M, Ditawar Anak Usaha Kemenkeu Rp 850 Juta Mau
Pada 2023 PN Depok mengabulkan gugatan PT Karabha Digdaya atas sengketa lahan 6.500 meter persegi di Tapos, tetapi tak kunjung dieksekusi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Bos PN Depok Minta Pelicin Eksekusi Lahan 1 M, Ditawar Anak Usaha Kemenkeu Rp 850 Juta Mau
Indonesia
Parah, Wakil Ketua PN Depok Terima Gratifikasi Rp 2,5 M Selain Kecipratan Duit Suap
Wakil Ketua PN Depok menerima gratifikasi Rp 2,5 miliar dari PT Daha Mulia Valasindo berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Parah, Wakil Ketua PN Depok Terima Gratifikasi Rp 2,5 M Selain Kecipratan Duit Suap
Indonesia
KPK Bidik Dana Konsinyasi Rp 543 M yang Dikuasai PN Depok Pasca-OTT Ketua Pengadilan
Data Badan Pertanahan Nasional (BPN) Depok mencatat, pada November 2023 dana konsinyasi yang dititipkan ke PN Depok mencapai Rp 543 miliar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
KPK Bidik Dana Konsinyasi Rp 543 M yang Dikuasai PN Depok Pasca-OTT Ketua Pengadilan
Indonesia
Kronologis Seru OTT Suap Ketua PN Depok, Kejar-kejaran Mobil Setelah Transaksi di Emeralda Golf
Transaksi suap untuk Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan wakilnya Bambang Setyawan senilai Rp 850 juta berlangsung di kawasan Emeralda Golf, Tapos, Depok.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Kronologis Seru OTT Suap Ketua PN Depok, Kejar-kejaran Mobil Setelah Transaksi di Emeralda Golf
Indonesia
Skandal Suap Hakim Depok, Anak Usaha Kemenkeu Bikin Invois Palsu Rp 850 Juta
Awalnya, kedua hakim meminta Rp 1 miliar ke PT Karabha Digdaya untuk percepatan eksekusi lahan sengketa yang akhirnya hanya dikabulkan Rp 850 juta
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Skandal Suap Hakim Depok, Anak Usaha Kemenkeu Bikin Invois Palsu Rp 850 Juta
Indonesia
Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, 7 Orang Diamankan
KPK menangkap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT, yang digelar Kamis (5/2). Sebanyak 7 orang diamankan dalam OTT ini.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK, 7 Orang Diamankan
Indonesia
PT Karabha Digdaya Milik Kemenkeu Terseret Kasus Suap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok
KPK menggelar OTT di Depok terkait dugaan suap sengketa lahan di PN Depok. Ketua dan wakil ketua PN Depok serta direktur PT Karabha Digdaya ikut diamankan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
PT Karabha Digdaya Milik Kemenkeu Terseret Kasus Suap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok
Berita Foto
KPK Tahan Tersangka OTT Importasi Barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Orlando Hamongan dan Rizal Fadillah memakai rompi tahanan
Didik Setiawan - Jumat, 06 Februari 2026
KPK Tahan Tersangka OTT Importasi Barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Indonesia
3 Pejabat PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Perkara
Tiga orang dari PN Depok yang diamankan KPK yaitu wakil, ketua, dan juru sita
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
3 Pejabat PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Perkara
Bagikan