Ormas Islam Geruduk UIN Yogyakarta Terkait Larangan Mahasiswi Bercadar

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 07 Maret 2018
Ormas Islam Geruduk UIN Yogyakarta Terkait Larangan Mahasiswi Bercadar

Sejumlah ormas islam mendatangi rektorat kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah ormas islam mendatangi rektorat kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mereka datang hendak meminta klarifikasi dan penjelasan dari rektorat terkait larangan bercadar mahasiswi di lingkungan kampus.

Anggota ormas islam yang datang berjumlah puluhan orang. Para ormas Islam yang datang di antaranya Forum Ukuwah Islamiyah, Mualaf Center Yogyakarta, Forum Komunikasi Aktifis Masjid, Majelis Mujahiddin, dan Da'i Madinah.

Mereka melakukan diskusi secara tertutup bersama pihak rektorat di ruang sidang senat Gedung KH Saifudin Zuhri.

"Kami datang mau bersilahturahmi. Mau dengar penjelasan dari kampus mahasiswi bercadar ini," ujar Fadlun Amin, Jubir ormas Forum Ukuwah Islamiyah DIY, di Yogyakarta, Rabu (7/3).

Ia mengatakan para ormas Islam keberatan dengan pelarangan tersebut. Sebab pelarangan ini dinilai diskriminatif. Tak seharusnya pihak kampus membatasi dan membeda-bedakan mahasiswinya dalam berpakaian.

"Kami keberatan. Karena ada (wanita) yang menggunakan jilbab biasa dan ada yang jilbab pajang dan ada cadar," kata Fadlun.

Selain itu persoalan bercadar adalah perkara ikhtilaf atau perbedaan pandangan ulama. Sehingga tak semestinya pihak kampus melarangnya.

Sebaliknya pihak kampus seharusnya memberi perlindungan kepada mahasiswa dan mahasiswi untuk menjalankan haknya.

"Otoritas kampus seharusnya memberi hak yang sama pada para mahasiswi dalam berbusana. Khususnya teman-teman yang bercadar," pungkasnya.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan kerjasama UIN Yogyakarta, Waryono mengatakan menerima dan mempertimbangkan masukan para ormas Islam ini.

"Semua masukan untuk kita kami terima. Karena teman-teman beranggapan agama itu kan menjadi urusan kita semua," kata Waryono.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

#UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta #Ormas Islam #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan