Ormas di Yogya Provokasi Massa Solidaritas Ahok

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 10 Mei 2017
Ormas di Yogya Provokasi Massa Solidaritas Ahok

Polisi berjaga usai aksi damai dukungan terhadap Ahok yang dilakukan Merapi di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Rabu (10/5). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Merawat Pancasila untuk Indonesia (Merapi) di Tugu Yogyakarta sempat terprovokasi dengan ulah ormas pada Aksi Aolidaritas untuk Ahok.

Ribuan warga yang memadati Tugu Yogyakarta menggelar aksi peduli Ahok dengan menyalakan lilin sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan sentimen agama di Indonesia.

Aksi seribu lilin yang dilakukan oleh Aliansi Merapi ini sempat mendapatkan ancaman dari beberapa ormas. Beberapa ormas mengancam akan membubarkan aksi solidaritas tersebut.

Menurut rencana, aksi solidaritas tersebut akan digelar hingga pukul 21.00 WIB. Namun, koordinator aksi mengakhiri aksinya pada pukul 19.30 WIB. Saat massa sedang menyanyikan lagu-lagu nasional, ada beberapa orang dari ormas tertentu yang mencoba untuk mengganggu aksi tersebut.

Teriakan provokatif dan suara knalpot kencang sempat terdengar dari luar lingkaran massa aksi. Melihat hal itu, polisi pun segera membubarkan dan menangkap beberapa orang yang diindikasi ingin mengacaukan aksi solidaritas tersebut.

Beberapa kali tembakan peringatan sempat dilakukan oleh aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan aksi solidaritas dari kelompok tertentu.

"Empat orang kami tangkap. Diduga mereka berupaya untuk melakukan provokasi. Provokasi dilakukan dengan teriakan dan suara knalpot," kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono kepada wartawan, Rabu (10/5).

Tommy menjelaskan, aksi solidaritas sudah memiliki izin sehingga keamanannya pun mendapatkan jaminan dari petugas kepolisian.

"Kami akan tindak tegas setiap upaya yang ingin menganggu kenyamanan dan keamanan kota Yogyakarta. Kami tidak ingin ada yang mencoreng kota Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman, nyaman dan damai," ucapnya.

Tommy menambahkan bahwa polisi akan memeriksa para pelaku yang diduga merupakan provokator.

"Akan kita cari tahu dari kelompok mana," tandasnya.

#Kasus Penistaan Agama #Basuki Tjahaja Purnama #Tugu Yogya
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Penyidik telah memeriksa 10 saksi dan ahli terkait dengan laporan terhadap Pandji Pragiwaksono.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Indonesia
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Ahok singgung soal polemik yang kerap muncul terkait PBB sejak masa kepemimpinannya.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Indonesia
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Ahok juga menyinggung soal uang pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Mantan Komisaris Utama Pertamina, Ahok, menyinggung nama Jokowi dalam kasus korupsi Pertamina. Namun, apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Bagikan