Kesehatan

Orang yang Lahir di Bulan April Berisiko Terkena Sakit Jantung

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 27 Desember 2019
Orang yang Lahir di Bulan April Berisiko Terkena Sakit Jantung

Ada kecenderungan orang kelahiran bulan April berisiko sakit jantung. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA pakar kesehatan memperingatkan pada mereka yang lahir di bulan April memiliki kecenderungan risiko mendapatkan sakit jantung. Ini diungkapkan oleh para peneliti dari harvard University mengenai kecenderungan risiko itu.

Bulan April adalah awal dari musim semi, semua terasa hangat dan menyingkirkan musim dingin. Namun agaknya para pakar tidak setuju bahwa kehangatan alam memberikan kelebihan bagi mereka yang lahir di bulan ini.

Baca Juga:

5 Fakta Merokok Mampu Mengacaukan Jam Tidurmu

sakit
Orang yang kelahiran Desember memiliki risiko yang lebih rendah. (Foto: Pexels/freestock.org)

Penelitian yang dilakukan di Harvard University menemukan bahwa orang lahir di bulan awal musim semi ini cenderung berisiko mendapatkan sakit jantung. Bahkan yang lebih seram lagi dapat mengantarkan pada kematian.

Penelitian yang dipublikasikan melalui British Medical Journal meneliti 116.911 responden perempuan yang lahir antara bulan Maret sampai Juli. Mereka menemukan bahwa 9 persen perempuan-perempuan itu meninggal karena sakit jantung. Ini dibandingan dengan perempuan-perempuan yang dilahirkan pada bulan November.

Laman Mirror menuliskan bahwa responden-responden ini memiliki umur berkisar antara 30 sampai 50 tahun dengan rata-rata usia 38 tahun. Selama periode penelitian itu ada sekitar 8360 kejadian kematian yang disebabkan oleh sakit kardiovaskular termasuk di dalamnya gangguan jantung dan aliran darah.

Baca Juga:

Cegah Sakit di Musim Liburan dengan Pola Makan Sehat Penambah Stamina

sakit
Banyak faktor yang menjadi pemicu sakit jantung. (Foto: Pexels/Rick Gailer)

Terutama mereka yang dilahirkan di bulan April memiliki risiko kematian lebih tinggi. Sementara kecenderungan terbalik bagi orang-orang yang dilahirkan di bulan Desember. Para peneliti juga mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti status ekonomi sosialnya.

Meskipun demikian dari sekolah kesehatan Harvard menyebutkan bahwa belum dipahami sepenuhnya pengaruh bulan kelahiran dengan risiko sakit kardiovaskular. Ada faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan seperti masa sebelum melahirkan atau sesudahnya. Sebab ini berhubungan dengan fluktuasi nutrisi, infeksi dan peradangan, perubahan cuaca, tingkat polusi dan sinar matahari. (psr)


Baca Juga:

Jaga Kolesterol saat Wisata Kuliner di Liburan Akhir Tahun

#Sakit #Bulan #Kardiovaskular #Jantung #Sakit Jantung
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Purbaya Bantah Tumbang di RS, Anggap Isu Pemecatan Cuma Gosip
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar tumbang dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Purbaya Bantah Tumbang di RS, Anggap Isu Pemecatan Cuma Gosip
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Indonesia
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Saat berbincang langsung dengan para antariksawan, Presiden AS Donald Trump memuji pelaksanaan misi serta rencana eksplorasi angkasa ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Misi Artemis II Jadikan Manusia Lakukan Perjalanan Terjauh dari Bumi
Berita Foto
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta memasang ornamen Lebaran di Bundaran Senayan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 13 Maret 2026
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pasukan Hijau Percantik Ibu Kota dengan Ornamen Bulan Bintang
ShowBiz
Unggahan Terakhir Vidi Aldiano di Instagram Dibanjiri Doa dan Ucapan Perpisahan
Unggahan terakhir Vidi Aldiano di Instagram kini dibanjiri doa dan ucapan perpisahan. Ia meninggal dunia pada Sabtu (7/3).
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Unggahan Terakhir Vidi Aldiano di Instagram Dibanjiri Doa dan Ucapan Perpisahan
ShowBiz
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) sore. Ia meninggal usai berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Kabar Duka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Berita Foto
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Seorang warga melihat Gerhana Bulan Total dengan memakai teropong bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/226).
Didik Setiawan - Selasa, 03 Maret 2026
Antusias Warga Amati Gerhana Bulan Total di Planetarium Jakarta dengan Teropong Bintang
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Supermoon Cold Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 4–5 Desember 2025, muncul 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Simak waktu terbaik untuk mengamatinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Bagikan