Orang Tua Jangan Asal Janji kepada Anak, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 21 Juni 2024
Orang Tua Jangan Asal Janji kepada Anak, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan

Ilustrasi orang tua dan anak. (Dok. Istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada tiga trik untuk orang tua baru jika menjanjikan sesuatu kepada anaknya. Panduan ini sangat sederhana sehingga janji-janji yang disampaikan orang tua membuat bonding kepercayaan dengan anak terbangun secara sehat.

Psikolog anak Astrid Wen mengatakan bahwa janji adalah kepercayaan. Dan kepercayaan itu kata Astrid sebagai pondasi utama yang harus dibangun di dalam perkembangan emosi dan sosial anak.

Ia menghimbau orang tua untuk sanggup memenuhi janji-janji yang mereka ucapkan ke anak. Pasalnya mengingkari janji berulang akan menyerupai pola interaksi. Dan pola interaksi ini akan menetap. Dalam waktu berulang maka dampaknya terhadap pembentukan karakter anak.

”Jadi dari interaksi, pola interaksi dan akhirnya jadi karakter,” katanya via telepon, Kamis (20/6).

Baca juga:

Mitos, Kecerdasan Anak karena Faktor Genetik Ibu

Astrid pun menegaskan bahwa orang tau dan lingkungan terdekatnya menjadi role model bagi anak dalam kehidupan.

”Jadi benar bahwa dimulai dari orang tua dulu, orang yang ada di dalam rumah ya. Mungkin kita mulai dulu, kalau tidak menepati janji, anak pun mencontohkannya,” katanya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa diperhatikan orang tua sebelum menjanjikan sesuatu:

1. Tidak Paksa Kemampuan Diri Sendiri

Orang tua harus bisa mengetahui sebatas mana kemampuan untuk memenuhi suatu janji. Sehingga tidak kesulitan untuk membuat janji dan memenuhinya.

Kadang memang ada kondisi yang memaksa untuk membuat janji tertentu kepada anak. Namun Astrid menyarankan untuk lebih baik tidak membuat janji tersebut.

"Kalau memang kita gak bisa janjI, jangan janji. Jadi gak apa-apa anak kecewa dan menangis tapi kita benar. Memang gak bisa janjikan sesuatu," katanya.

Baca juga:

Orang Tua Jangan Pegang Gawai ya saat Bermain dengan Anak

2. Janji Disertai Waktu yang Spesifik

Orang tau yang membuat janji mesti menyertakan waktu spesifiknya. Hal ini membantu anak mendapatkan kepastian, dan anak tidak mengalami kecemasan yang tidak perlu.

"Jangan bilang nanti-nanti, nanti itu sesuatu yang sangat sulit diukur oleh anak. Nanti itu kapan, nanti semenit lagi, nanti besok, nanti seumur hidup jadi nanti, nanti itu kapan? Itu tidak berkesudahan, kecemasan menurunnya. Lebih baik beri waktu yang spesifik,” katanya.

3. Janji Disertai Informasi yang Jelas

Ketika orang tua menyampaikan janji kepada anak, sampaikan dengan informasi yang lengkap termasuk ketentuan dan syarat berlaku. Informasi janji yang lengkap ini membantu anak mengetahui perubahan-perubahan yang berlaku agar janji tersebut terwujud atau batal.

“Jelaskan term and condition-nya disebut. Jadi spesifik term and condition. Harus jelas aturannya kalau memang ada aturannya. Supaya anak-anak tidak merasa di tarik ulur, atau perubahan-perubahan term-nya. Jangan mengubah janji karena sesuatu yang belum diomongkan di depan,” katanya. (Tka)

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Lifestyle
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Ini merupakan pilihan yang bijak dan menyehatkan bagi anak-anak yang tidak bisa menoleransi susu sapi.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa
Lifestyle
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Paparan musik, terutama musik klasik, terbukti memiliki dampak positif pada perkembangan kognitif anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Dokter Bocorkan Cara Ajaib Bikin Anak Berprestasi Hanya dengan Musik
Lifestyle
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Nimaz lebih mengutamakan kebiasaan makan bersama di meja makan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Juni 2025
Bahaya Gawai Mengintai Si Kecil, Dokter Peringatkan Dampak Buruknya pada Kebiasaan Makan dan Tumbuh Kembang!
Fun
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
LEGO Group ingin mendekatkan keluarga melalui permainan kreatif dengan LEGO bricks guna menciptakan momen kebersamaan yang berharga selama bulan Ramadan.
Dwi Astarini - Minggu, 16 Maret 2025
Wujudkan Kebersamaan dan Keakraban, LEGO Kampanyekan 'Main Bareng Bangun Silaturahmi' Ajak Seluruh Keluarga Kumpul di Ramadan
Fun
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Dengan cara yang tepat, berpuasa Ramadan tidak jadi hal yang menyulitkan dan beban buat anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Maret 2025
Parents, Lakukan 6 Hal ini untuk Mengajarkan Anak Berpuasa
Bagikan