MerahPutih.com - Seorang oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berinisial HM terekam CCTV memukul sopir truk di wilayah Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Setelah aksinya viral, HM langsung mendatangi Balai Kota Solo untuk menemui Wakil Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Ia pun meminta maaf atas tindakannya yang memukul sopir truk.
Baca Juga
"Saya mengakui salah telah memukul warga dan atas perbuatan itu telah menyakiti keluarga korban," ujarnya di hadapan awak media.
Ia mengaku perbuatannya sudah membuat masyarakat resah. Dia menjelaskan saat kejadian kondisi lampu lalu lintas sudah merah. tetapi mobil yang dikendarai itu memaksa maju dan dari arah depan kondisinya sudah tertutup mobil.
"Kepada warga Solo saya juga minta maaf. Terima kasih," ucap dia
Diakui HM, waktu kejadian bukanlah waktu menjalankan tugas pengawalan. Sementara pengemudi mobil saat kejadian merupakan seorang sopir rental.
Baca Juga
Ditanya alasan pemukulan, HM hanya menjawab khilaf. "Saya akui yang salah. SIM korban yang membawa adalah sopir rental bukan saya. Sekarang SIM sudah dikembalikan pada warga itu," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil yang dinaiki anggota Paspampres itu dari arah timur menuju Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.
Selanjutnya mobil belok ke utara di simpang empat Girimulyo. Namun, Kemudian ada truk dari arah Tugu Wisnu melaju dan terjadi tabrakan.
Gibran menegaskan, sudah mengetahui kejadian itu dari rekaman CCTV sebelum video pemukulan itu viral di media sosial. Menurutnya, karena ini sudah viral harus diselesaikan.
"Kejadian tak jauh dari rumah pribadi saya. Dia (HM) itu tidak dalam tugas pengawalan saat kejadian. Tugas saya melindungi warga yang dipukuli," kata Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
Ganjar Nonton Dream Theater Borong 18 Tiket, Gibran Pastikan Tidak Ada Hak Istimewa

