Wanita Bisa

Nur Asia Uno Tekankan Pentingnya Perempuan dalam Berbisnis

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 13 Agustus 2022
Nur Asia Uno Tekankan Pentingnya Perempuan dalam Berbisnis

Nur Asia Uno. (Foto: Side.id/Prassso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"HIDUP emak-emak!" begitu kira-kira semangat yang disampaikan oleh Nur Asia Uno dalam acara Wanita Bisa di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (13/8). Ia juga mengajak para UMKM, terutama perempuan, untuk tetap semangat dan bangkit dalam berjualan.

"Peran perempuan dalam masyarakat tentu sangat berdampak. Saya senang UMKM emak-emak bisa menggeliat dan Insya Allah dengan adanya acara ini, perekonomian akan bangkit," kata Nur Asia Uno yang juga Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dalam sesi talkshow Wanita Bisa.

Nur turut mengapresiasi gelaran Wanita Bisa yang mendukung para UMKM lokal dan para perempuan yang terlibat.

"Acaranya menarik sekali karena ini mendukung perempuan-perempuan untuk memberdayakan mereka semua. Karena UMKM ini, terutama emak-emak dan ibu-ibu muda untuk berwirausaha walaupun dari rumah pun mereka tetap bisa berusaha. Jadi bagus sekali, karena di sinilah pertemuan para UMKM dengan daerah-daerah yang lain supaya mereka bisa berkolaborasi," kata Nur.

Baca juga:

BOEMI Botanicals Luncurkan Gerakan Sosial Inspiratif Pemberdayaan Perempuan 'Wanita Bisa'

Nur Asia Uno Tekankan Pentingnya Perempuan dalam Berbisnis
Membagikan sejumlah tips berbisnis kepada para perempuan. (Foto: Side.id/Prasso)


Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya perempuan yang berbisnis agar tetap optimistis dan semangat dalam menjalankan bisnisnya. Istri Sandiaga Uno itu juga mengingatkan bahwa dalam berbisnis, partner juga memiliki peran penting terkait kepentingan jaringan atau penjualan dari mulut ke mulut.

Saat ini, Nur juga memiliki bisnis bernama Nur Corner sebagai tempat untuk membantu UMKM berjualan produk-produknya. Langkah ini dilakukan tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi juga menjadi wadah yang berdampak bagi para perempuan.

"Nur Corner itu awalnya dimulai ketika bang Sandi berkunjung ke kafe kecil dan mencicipi menu yang disajikan. Sejak saat itu, dia bilang ke saya untuk mencoba bisnis seperti itu. Akhirnya saya cari tempat dan agak susah juga karena saya berperan sebagai ibu rumah tangga, kan," ujar Nur.

"Awalnya cuma tiga meja dan 12 kursi. Sejak saat itu, semua UMKM pada berdatangan, responnya baik. Dan mereka tahu dari mulut ke mulut. Jadi kayak seperti ada gula, ada semut saja. Saya percaya dengan doa dan tentunya kerja keras, bagaimana saya membuktikan warung saya ini bisa menjadi pusat UMKM," lanjutnya.

Baca juga:

W20 Indonesia Bawa Perempuan dan Pariwisata Indonesia Merdesa

Nur juga memusatkan perhatian kepada ibu-ibu, terlebih di saat pandemi, ketika mereka harus menafkahi keluarga.

"Jadi kiatnya itu kita harus berkolaborasi, bisa ber-partner dengan supplier kita. Nur Corner ini memang niatnya untuk membangkitkan UMKM karena mereka awalnya tidak punya wadah. Saya mau UMKM ini naik kelas," kata Nur.

Dalam berbisnis Nur Corner, Nur juga menerima teman-teman disabilitas untuk bergabung.

"Mereka membuat tulisan dari batik, mereka bikin tas, tumbler, jadi kami bantu jualkan di Nur Corner, dan semuanya laku," kata Nur.

Nur juga membagikan tips bagaimana seorang perempuan yang juga ibu rumah tangga untuk bisa mengatur waktu.

"Intinya adalah prioritas dan keluarga nomor satu tetap. Untuk yang masih punya anak kecil, bisa dititipkan ke orang terpercaya. Jangan lupa juga untuk sering video call walaupun cuma sebentar. Kita harus punya payung sebelum hujan," katanya.

Buat kamu yang ingin berpartisipasi atau bergabung dalam Nur Corner, bisa mengirimkan produk ke Nur Corner di Jl. Jenggala 2 No. 9, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nantinya, pihak Nur Corner akan melakukan kurasi dari setiap produk. (and)

Baca juga:

Bawa Semangat Pemberdayaan Perempuan Indonesia, Boemi Botanicals Gelar 'Wanita Bisa'

#Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Indonesia
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
BRIN menyoroti ketidaksesuaian antara produk yang dikembangkan startup dengan kebutuhan masyarakat sebagai faktor utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
Indonesia
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Dengan peluang yang sangat potensial, ajang tahunan ini menjadi magnet bagi pelaku usaha waralaba dan kemitraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Indonesia
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
Dharma Jaya mencatat lonjakan bisnis 190 persen sambil menjaga ketahanan pangan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Oktober 2025
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
ShowBiz
‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Perusahaan makanan berebut menggandeng megahit Netflix tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Oktober 2025
 ‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Lifestyle
Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
John Elkann dan saudara-saudaranya, Lapo dan Ginerva, akan membayar 183 juta euro atau sekira Rp 3,53 triliun kepada otoritas pajak Italia.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
 Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
Indonesia
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Kopdes adalah program besar yang mahal dan berisiko, sehingga pemerintah perlu test the water dengan melakukan piloting
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 Juli 2025
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Indonesia
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Sejalan dengan itu, kinerja operasional KAI terus menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Indonesia
Indonesia Ingin Ada Peluang Bisnis Baru Dengan Prancis
Prancis dan Indonesia dapat memberi sumbangan yang baik kepada stabilitas geopolitik dan geo ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Mei 2025
Indonesia Ingin Ada Peluang Bisnis Baru Dengan Prancis
Bagikan