NU Bakal Beri Penghargaan untuk Wapres Ma'ruf Amin

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 24 Januari 2023
NU Bakal Beri Penghargaan untuk Wapres Ma'ruf Amin

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin saat menerima tokoh NU Yenny Wahid di kediaman Wapres, di Jakarta, Selasa (24/1/2023). ANTARA/HO-BPMI Setwapres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan mendapatkan penghargaan dari Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun organisasi kemasyarakatan Islam yang ke-100, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, 31 Januari 2023.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya usai mendampingi Wapres menerima tokoh NU yang juga merupakan Putri Presiden Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, di Jakarta, Selasa.

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Amin Harap Imlek Momentum Perkuat Solidaritas Bangsa

“Hari ini Wakil Presiden RI menerima Ibu Yenny Wahid bersama rombongan. Agendanya adalah mengundang Wakil Presiden terkait dengan rangkaian acara ulang tahun Nahdlatul Ulama yang akan berlangsung pada tanggal 31 Januari 2023, di Taman Mini Indonesia Indah,” kata Masduki mengawali keterangannya.

Dia menyampaikan perayaan di TMII itu merupakan bagian dari rangkaian Satu Abad Nahdlatul Ulama yang sebagian besar acaranya akan berlangsung di Jawa Timur, tetapi untuk acara ulang tahun tanggal 31 Januari 2023 akan dilangsungkan di TMII.

Masduki mengungkapkan yang menarik dalam perayaan HUT NU kali ini untuk pertama kalinya dalam ulang tahun NU akan banyak penghargaan yang diberikan kepada para tokoh yang mempunyai peran membesarkan NU.

“Jadi para rais aam sepanjang masa, siapa saja itu, akan mendapatkan penghargaan. Kalau misalnya tidak bisa hadir karena sudah wafat misalnya, maka yang akan hadir adalah keluarganya. Begitu pula para Ketua Umum PBNU akan diundang, termasuk dalam hal ini Wapres ketika diundang ke sana di samping membuka acara, Wapres mendapatkan penghargaan sebagai mantan Rais Aam PBNU,” jelas Masduki.

Ia mengatakan penghargaan akan diberikan NU kepada orang-orang tertentu yang berjasa, misalnya yang berjasa mengenalkan NU ke dunia internasional.

Baca Juga:

Yusril Ihza Mahendra Ramaikan Bursa Capres-Cawapres

“Itu ada tokoh-tokoh, para pengamat akan mendapatkan penghargaan kayak Martin van Bruinessen dan beberapa pengamat yang lain,” ujarnya.

Selain itu, NU akan memberikan penghargaan kepada pesantren berusia satu abad lebih yang berjumlah sekitar 52 pesantren, seperti Pesantren Sidogiri di Pasuruan, Pesantren Annuqayah di Sumenep, Jawa Timur, dan lainnya.

“Kenapa pesantren? Sebagaimana kita ketahui bahwa NU lahir itu tidak bisa dilepaskan dari ulama-ulama pesantren dan yang mendirikan Nahdlatul Ulama adalah para ulama pesantren sehingga pesantren yang mempunyai jejak sejarah panjang akan mendapatkan penghargaan,” ujarnya.

Termasuk, para pendiri yang menandatangani berdirinya Nahdlatul Ulama sehingga ada puluhan ulama akan mendapatkan penghargaan. "Jadi ini adalah rangkaian-rangkaian yang merupakan forum, di samping bulan ulang tahun, tapi ini adalah forum apresiasi terhadap para tokoh yang berperan dalam sejarah perjalanan Nahdlatul Ulama,” kata dia. (*)

Baca Juga:

PKS tidak Masalah AHY jadi Cawapres Anies

#Wapres Ma'ruf Amin #Penghargaan #Nahdlatul Ulama (NU) #Nahdlatul Ulama #Yenny Wahid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Kehadiran Presiden diperkirakan turut meningkatkan jumlah warga yang datang ke Jombang, baik peserta muktamar maupun warga NU dari berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Warga NU di tingkat bawah memiliki aspirasi sederhana, yakni agar para muktamirin memilih calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Jadi Biang Kegaduhan NU, Kiai Miftah dan Gus Yahya Dinilai tak Layak Maju lagi di Muktamar
Indonesia
Ahmad Baso Ungkit Sejarah NU, Minta Larangan Rangkap Jabatan Dibahas di Muktamar ke-35
Ahmad Baso menilai larangan rangkap jabatan dalam ART NU perlu ditinjau kembali dan mendorong pembahasannya dalam Muktamar ke-35 NU.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Ahmad Baso Ungkit Sejarah NU, Minta Larangan Rangkap Jabatan Dibahas di Muktamar ke-35
Indonesia
Jelang Muktamar NU, Guru Besar UI: Ketum PBNU Harus Miliki Program Konkret, bukan Mengawang-Awang
Organisasi sebesar NU membutuhkan kemampuan manajerial yang mampu menggerakkan perubahan secara nyata.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar NU, Guru Besar UI: Ketum PBNU Harus Miliki Program Konkret, bukan Mengawang-Awang
Indonesia
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Saling memberhentikan pengurus dengan dasar aturan organisasi merupakan fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah NU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Indonesia
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
AHWA tidak semestinya hanya berperan dalam memilih Rais Aam, tetapi juga perlu diperkuat untuk menyeleksi calon Ketua Umum PBNU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Olahraga
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Rodri meraih Golden Ball usai Spanyol juara Piala Dunia 2026. Lalu, bagaimana dengan sejarah penghargaan tersebut?
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Mengenal 'Golden Ball' di Piala Dunia, Penghargaan yang Dipenuhi Pemain Sepak Bola Elite
Indonesia
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Siswa SD Boyolali mendapat surat apresiasi dari NASA, setelah menemukan adanya bug di situs mereka.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Bagikan