Nowela Angkat Pesona Papua Lewat Single Terbaru 'MAMAE'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Nowela Angkat Pesona Papua Lewat Single Terbaru 'MAMAE'

Nowela lepas single baru. (Foto: dok/nowela)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu Nowela kembali menghadirkan karya terbaru berjudul MAMAE, sebuah single yang lahir dari kecintaannya yang mendalam terhadap tanah kelahirannya, Papua.

Lagu ini menjadi ungkapan personal sekaligus bentuk apresiasi terhadap keindahan alam, kekayaan budaya, serta semangat pantang menyerah masyarakat Papua.

MAMAE pertama kali ditulis dalam sebuah workshop pada 2023. Lagu ini menjadi karya pertama yang diciptakan Nowela sebelum merilis lagu Bertahan dan Back To You.

Baca juga:

Nowela Bangkit dari Keterpurukan Melalui 'Back To You'

Karya tersebut lahir dari rasa cinta tulus Nowela terhadap Papua, yang terinspirasi oleh berbagai pengalaman dan realitas yang ia saksikan sejak kecil.

Ia menyebut lagu ini sebagai refleksi kekagumannya terhadap masyarakat Papua yang dikenal kuat serta penuh semangat dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

Judul MAMAE sendiri diambil dari ungkapan sehari-hari khas Papua yang menggambarkan rasa takjub atau kagum. Kata tersebut dipilih sebagai representasi emosi utama dalam lagu sekaligus simbol perasaan cintanya terhadap tanah kelahiran.

Bagi Nowela, istilah MAMAE merangkum kekaguman yang begitu dalam terhadap Papua, yang kemudian dituangkan secara kuat pada bagian reff lagu.

Baca juga:

Nowela Bangkit dari Keterpurukan Melalui 'Back To You'

Secara lirik, MAMAE juga merekam kenangan masa kecil Nowela saat tumbuh besar di Papua. Ia menggambarkan kedekatannya dengan alam, mulai dari berlari di hutan, bermain di sungai, hingga kekayaan alam yang tersirat dalam penggalan lirik tentang “emas di bawah kaki kami di Papua”.

Bagi Nowela, Papua bukan sekadar panorama alam yang indah, tetapi juga rumah bagi masyarakat yang memiliki ketulusan hati dan kekuatan karakter.

Nuansa tersebut semakin terasa melalui aransemen musik yang dibalut sentuhan tropikal hangat. Musiknya menghadirkan atmosfer yang seolah membawa pendengar menikmati lanskap alam dan pantai-pantai di Papua.

Meski kini menetap di luar Papua, ikatan emosional Nowela terhadap kampung halamannya tetap kuat. Ia memaknai Papua sebagai bagian penting dari identitas dirinya sekaligus ungkapan rasa syukur dalam perjalanan hidupnya.

Konsistensinya mengangkat tema Papua dalam beberapa tahun terakhir menjadi pernyataan personal sekaligus artistik yang terus ia suarakan melalui karya-karyanya. (Far)

#Musik #Penyanyi #Musik Indonesia #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 55 menit lalu
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan