MERAHPUTIH.COM - ANGEL Pieters kembali menghadirkan karya terbaru melalui mini album Rumah. Rilisan yang memuat tujuh lagu ini menjadi ruang personal bagi Angel untuk merangkum berbagai pengalaman emosional yang pernah ia lalui, mulai dari cinta, kerinduan, kehilangan, kekecewaan, hingga proses belajar menerima, dan berdamai dengan masa lalu.
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan. Rumah baginya merupakan sebuah perasaan, ruang tempat seseorang tumbuh, mengenal cinta, berhadapan dengan luka, memahami kehilangan, hingga perlahan menemukan kembali rasa nyaman untuk pulang. Tujuh lagu dalam Rumah kemudian menjadi potongan cerita yang menggambarkan beragam hubungan dan emosi yang turut membentuk cara pandangnya terhadap makna rumah.
"Bagiku, rumah lebih daripada sekadar bangunan. Rumah adalah rasa. Mengusahakan rumah yang sempurna rasanya hampir mustahil. Di dalam rumahku, pernah ada kekecewaan, kesedihan, perasaan-perasaan yang tak sempat terungkap hingga berujung pada perpisahan, juga amarah yang tak kunjung selesai. Lewat mini album ini, aku ingin berbagi beberapa cerita yang mungkin juga pernah dirasakan banyak orang,” kata Angel.
Baca juga:
Angel Pieters Hadirkan 'Garis Tangan', Lagu Penuh Makna Tentang Takdir dan Perpisahan
Berangkat dari pengalaman tersebut, Angel kemudian menuangkan berbagai kisah ke dalam tujuh lagu yang memiliki cerita dan warna emosional masing-masing.
Rindu menjadi gambaran tentang perasaan kehilangan seseorang yang sebelumnya menghadirkan kehangatan sekaligus rasa nyaman. Sementara itu, Berikan Nyaman berbicara tentang bentuk kasih sayang yang sederhana, yakni kehadiran seseorang yang bersedia menjadi tempat untuk beristirahat ketika hidup terasa terlalu berat.
Cerita lain hadir melalui Garis Tangan, sebuah lagu tentang cinta yang pada akhirnya harus dilepaskan ketika jalan hidup membawa dua orang ke arah berbeda. Kemudian ada Separuh Hidupku yang membawa gambaran cinta secara lebih utuh dan mendalam, tentang seseorang yang telah mengambil bagian besar dalam perjalanan hidup.
Di sisi lain, Rumah Sendiri menawarkan perenungan yang lebih sunyi. Lagu ini menggambarkan bagaimana seseorang dapat merasa tersesat, asing, bahkan kesepian di tempat yang seharusnya menjadi ruang paling nyaman untuk pulang. Dua lagu lainnya, Cinta dan Andai, melengkapi perjalanan emosional dalam EP tersebut. Cinta bercerita mengenai keinginan untuk menjaga seseorang yang disayangi, sekaligus kesadaran bahwa kehidupan selalu menyimpan kemungkinan untuk kehilangan.
Sementara itu, Andai membawa perasaan syukur sekaligus keinginan untuk memiliki waktu yang lebih panjang bersama seseorang yang telah memberikan banyak kebaikan dalam hidup.
Ketujuh lagu tersebut akhirnya membentuk satu kesatuan cerita tentang rumah dan orang-orang yang mengisinya. Rumah dalam perspektif Angel tidak selalu hadir dalam keadaan sempurna. Di dalamnya bisa terdapat kebahagiaan, kesedihan, pertengkaran, kehilangan, maupun hal-hal yang tidak sempat terucapkan. Namun, justru melalui berbagai ketidaksempurnaan itulah seseorang dapat belajar untuk tumbuh dan terus mengusahakan sesuatu yang berarti.
“Setiap lagu di Rumah punya cerita dan perasaannya sendiri. Ada yang tentang bertahan, ada yang tentang kehilangan, ada juga tentang menerima. Tapi pada akhirnya, semuanya kembali ke satu hal: bagaimana kita menemukan tempat yang membuat kita merasa aman dan menjadi diri sendiri. Melalui Rumah, aku menunjukkan sisi musikal yang lebih personal dan dekat dengan kehidupan. Mini album ini menjadi bagian dari perjalanan aku untuk terus bertumbuh sebagai musisi sekaligus manusia, dengan membawa cerita-cerita yang semakin dekat dengan fase kehidupannya saat ini,” tambah Angel.
Melalui Rumah, Angel Pieters tidak hanya menawarkan tujuh lagu, tetapi juga mengajak pendengar untuk kembali bertanya tentang arti rumah bagi diri mereka sendiri sebab rumah mungkin tidak pernah benar-benar sempurna. Itu dibentuk orang-orang, pengalaman, luka, dan proses panjang untuk mempertahankannya.
Pada akhirnya, rumah tentang menemukan tempat untuk menerima, belajar, dan tetap berani mengusahakan sesuatu yang berarti, meski tidak selalu berjalan seperti yang diharapkan.(Far)
Baca juga:
Lirik Lagu “Rindu” Karya Terbaru Angel Pieter Ajak Hati Berdamai