Novanto Bakal Cabut Keterangan di BAP Kecelakaan, Ada Apa?
Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11). Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Ketua DPR yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto diam-diam berencana mencabut keterangannya dalam BAP kasus kecelakaan tunggal Fortuner. Dalam perkara tersebut, Novanto berstatus sebagai saksi korban.
"Dia (Novanto) sudah ada keterangan bahwa mau cabut daripada keterangan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/12).
Namun, langkah Novanto hendak mencabut keterangan sia-sia. Pasalnya, kasus yang menimpanya bukan sebuah delik aduan. Bahkan berkasnya dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan.
"Ini bukan laporan pengaduan. Kita juga sudah mengirim SPDP kepada pengadilan, itu sudah berjalan. Mudah-mudahan bulan ini bisa dilimpahkan," kata Halim.
Penyidik hingga kini masih melengkapi berkas perkara setelah selesai melakukan gelar perkara. Dalam hasil gelar berkesimpulan, kasus ini murni kecelakaan.
Dalam gelar itu, penyidik membeberkan detail dan kronologis kecelakaan. Dibahas juga mengenai kerusakan mobil dan penyebab tidak keluarnya airbag.
"Awalnya itu berjalan 50 km/jam kemudian membentur (trotoar), lalu naik. Akibat benturan, pecah peleknya, ban gembos. Kemudian berkurang kecepatannya menabrak dari pohon, kemudian berkurang lagi menabrak tiang penerangan jalan umum. Sehingga tidak terjadi kondisi airbag terbuka. Saat itu sekitar 21 km/jam," jelas Halim.
Selain itu, gelar juga membeberkan mengenai kondisi Novanto yang saat itu duduk di bangku belakang.
"Saat saksi korban pak Novanto waktu diperiksa di KPK bahwa dengan kecepatan tersebut dia membentur trotoar kemudian dia oleng ke kiri, terbentur kepalanya di kaca dengan menggunakan jam. Kemudian dia tak sadarkan diri lagi," beber Halim. (Ayp)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Pandji Pragiwaksono Sindir Ibadah Salat di 'Mens Rea', Novel Bamukmin Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap