20 Pengiklan Terbesar Indonesia di Paruh Pertama 2022

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 23 Agustus 2022
20 Pengiklan Terbesar Indonesia di Paruh Pertama 2022

Nielsen. (Foto: Nielsen Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN yang berfokus pada penelitian dan riset pemasaran, Nielsen, merilis 20 pengiklan dan industri dengan belanja iklan teratas selama paruh pertama 2022. Angka tersebut didapatkan dari seluruh media utama di 10 pasar Asia Pasifik dengan memanfaatkan solusi Nielsen Ad Intel.

Head of Commercial and Growth Nielsen Asia-Pacific, Arnaud Frade, mengatakan dalam lanskap media yang kompleks dan beragam saat ini, konsumen memiliki akses ke berbagai konten di banyak platform daripada sebelumnya.

"Untuk dapat bersaing dalam industri yang semakin kompetitif, bisnis memerlukan intelijen periklanan yang andal guna mengembangkan strategi media yang efisien dan untuk membentuk keunikan dari pesaingnya," ungkapnya, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Senin (22/8).

Baca juga:

Survei Nielsen: Televisi Jadi Saluran Iklan Pilihan Brand

Nielsen Ungkap 20 Pengiklan dan Industri dengan Belanja Iklan Teratas
20 pengiklan dan industri dengan belanja iklan t]eratas di Indonesia. (Foto: Nielsen Indonesia)


Frade menambahkan, menurut Nielsen's ROI Report, diperlukan pengeluaran media sebesar satu hingga sembilan persen dari pendapatan agar brand tetap kompetitif.

"Penting bagi pemasar untuk menggunakan Nielsen Ad Intel agar mendapatkan intelijen berkualitas guna membedakan diri dari pesaing dan untuk membuka jalan terbaik ke depannya bagi properti mereka," kata Frade.

Baca juga:

Nielsen x The Trade Desk Umumkan Kemitraan Pengukuran Data Strategis Baru

Nielsen Ungkap 20 Pengiklan dan Industri dengan Belanja Iklan Teratas
FMCG yang mengandalkan TV. (Foto: Nielsen Indonesia)


Peringkat yang dirilis ini memberikan sekilas gambaran tentang wawasan yang tersedia untuk meningkatkan strategi iklan pemasar. Dalam rilis ini, Nielsen menyoroti 20 pengiklan teratas dan 20 industri dengan belanja iklan teratas di 10 pasar Asia Pasifik, yakni Australia, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Thailand.

Nielsen Ad Intel mengungkap, meskipun peringkat pengiklan bervariasi berdasarkan pasar masing-masing, pengiklan terbesar berada dalam kategori barang konsumen, ritel, komunikasi, dan makanan di seluruh pasar yang dilaporkan. Dalam peringkat industri, pemerintah di seluruh kawasan meningkatkan belanja iklan selama paruh pertama tahun ini.

Indonesia juga memiliki 20 top pengiklan di paruh pertama 2022. Mereka yaitu Unilever, Valorant, Mayora, Procter & Gamble, Wings Food, Indofood Indonesia, Nestle, Wings, Lazada Indonesia, dan Garena. Di urutan berikut, ada Gojek, Santos Jaya Abadi, Gudang Garam, Aqua Golden Mississippi, Blibli.com, Tokopedia, PT Hanjaya Mandala Sampoerna, Walt Disney, Tempo Scan Pacific, dan Ultra Sakti. (and)

Baca juga:

Nielsen Tingkatkan Sistem Identitas untuk Layanan Digital di Indonesia

#Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Indonesia
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
BRIN menyoroti ketidaksesuaian antara produk yang dikembangkan startup dengan kebutuhan masyarakat sebagai faktor utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
Bagikan