Natalius Pigai Sebut Rasisme Jadi Kejahatan Kolektif Negara pada Orang Papua

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 26 Januari 2021
Natalius Pigai Sebut Rasisme Jadi Kejahatan Kolektif Negara pada Orang Papua

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai menyoroti postingan Politikus Partai Hanura Ambroncius Nababan yang melakukan rasisme terhadap dirinya.

Pigai mengunggah foto tangkapan layar berisi muatan rasisme di akun Facebook Ambroncius Nababan. Foto Pigai disandingkan dengan foto gorila disertai komentar terkait vaksin.

Baca Juga

Usut Dugaan Rasis Oleh Relawan Jokowi, Penyidik Pakai Konsep Komjen Listyo

Pigai mengatakan, selama pemerintahan Jokowi, pembantaian, pembunuhan dan kejahatan HAM di Papua cenderung didasari oleh rasisme.

"Seluruh kejahatan di Papua didasari oleh kebencian rasial. Orang Papua tidak akan pernah bisa hidup nyaman dengan bangsa rasialis," kata Pigai kepada wartawan, Selasa (26/1).

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai

Menurut Pigai, negara memelihara dan mengelola rasisme sebagai alat pemukul bagi orang yang berseberangan dengan pemerintah. Bahkan, rasisme saat ini telah menjadi kejahatan kolektif negara pada orang Papua.

"Jakarta harus buka kran demokrasi dengan Rakyat Papua. Kalau tidak maka saya khawatir instabilitas bisa terjadi karena konflik rasial di Papua. Saya orang pembela kemanusiaan berkewajiban moral untuk ingatkan," tegasnya.

Sebelumnya, akun Facebook dengan nama Ambroncius Nababan mengundang perhatian publik karena dituding melakukan rasisme terhadap Natalius Pigai.

Ambroncius membagikan narasi yang membandingkan Pigai dengan gorilla dan kadal gurun. Dia mengunggah foto itu usai Pigai menolak vaksin COVID-19, dengan menyebut sikapnya merupakan hak asasi rakyat.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorilla apalagi kadal gurun. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu divaksin. Faham?" tulis Ambroncius. (Pon)

Baca Juga

Bareskrim Segera Periksa Relawan Jokowi Terkait Kasus Dugaan Rasis

#Rasisme #Rasis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Bintang Barcelona Lamine Yamal blak-blakan soal pengalaman pahitnya menjadi korban rasisme di sepak bola, termasuk insiden di Bernabeu. Cek respons berkelasnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Olahraga
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Serangan verbal terhadap anak asuh Didier Deschamps bermula sejak fase gugur babak 32 besar berakhir
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Olahraga
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Kylian Mbappe mengecam komentar rasis senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga 16 besar Piala Dunia 2026. FFF menyebut pernyataan itu memalukan dan berkomitmen menempuh jalur hukum.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
Mbappe Sekak Balik Komen Rasis Senator Paraguay: Aib Nodai Sukses Timnas Negara Anda!
Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Olahraga
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya lidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," tulis Henry Doumbia soal dugaan rasis Marc Klok.
Frengky Aruan - Rabu, 06 Mei 2026
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
Olahraga
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Gelandang Dewa United Banten FC menjadi sasaran serangan rasisme di akun media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
Ricky Kambuaya Dapat ‘Serangan’ Rasisme Usai Laga Dewa United Banten FC Vs Persib Bandung, Beri Respons Berkelas
Olahraga
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Kemarahan publik Argentina disinyalir berakar dari sikap Sneijder mendukung langkah tegas otoritas sepak bola Eropa
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Olahraga
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Gianluca Prestianni absen lawan Real Madrid di leg kedua playoff Liga Champions. Ia terancam dilarang main 10 pertandingan.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
UEFA Bertindak, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Leg 2 Playoff Liga Champions
Olahraga
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Laga Persib vs Ratchaburi FC diwarnai sejumlah insiden dan pelanggaran yang dilakukan suporter. Seperti penyalaan suar dan petasan, pelemparan benda, hingga invasi ke lapangan
Frengky Aruan - Kamis, 19 Februari 2026
Ratchaburi FC Kampanyekan Anti Rasisme Usai Leg Kedua 16 Besar Melawan Persib Bandung di GBLA
Olahraga
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Pemain muda Argentina, Gianluca Prestianni, bergerak cepat menangkis tudingan yang menyebut dirinya melontarkan hinaan rasis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Bagikan