Nasi Rawon di Kiroman, Rasanya Menggelitik Lidah

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 05 Januari 2024
Nasi Rawon di Kiroman, Rasanya Menggelitik Lidah

Nasi rawon, gule, dan sopnya jadi jagoan disini. (MP/Suryo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KULINER menjadi bagian tak terpisahkan ketika menjelajahi satu kota. Tebaran sajian lezat mengundang untuk menghampiri. Seperti Kota Malang yang memiliki banyak tujuan kuliner selain tempat wisata. Rawon bisa jadi salah satu yang harus dicicipi.

Nasi rawon dengan teman-temannya seperti nasi gule dan nasi sop layak kamu icip-icip di rumah makan Kiroman (Mak Cem) yang berada di Jalan Yulius Usman no. 52, Kasin, Klojen Kota Malang.

Baca Juga:

Jajan Pasar Tradisional di Toko Lakker Bandung

makan
Kiroman sudah ada sejak tahun 1954. (MP/Suryo)

Makan nasi rawon di rumah makan ini berbeda dengan tempat lain. Bahkan William Wongso pada akun X (twitter), menyebut sering makan di sini sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Rawonnya berisikan daging dalam potongan tebal dan besar. Kemudian kalau digigit tidak melawan alias lembut dan tak sulit untuk dikunyah.

Porsinya sangat pas untuk setiap orang. Kluek yang yang jadi inti rawon terasa menggelitik di lidah. Kecambah yang ada di dalamnya juga segar dan renyah ketika digigit.

Selain nasi rawon, kamu patut mencoba nasi gule dan nasi sop. Kedua menu lainnya ini menjadi favorit pelanggan tempat ini. Nasi gule dengan daging dan jeroan dijamin membuat jalan untuk kunjungan-kunjungan berikutnya. Nasi sopnya seperti kebanyakan sop lainnya, namun ketika sudah memasuki mulut dan dicecap oleh lidah baru terasa bedanya. Kaldunya sangat terasa membuat pengalaman kuliner melambung jauh.

Baca Juga:

Trik Memasak Kastengel Ngeju dan Renyah

makan
Selalu penuh saat jam makan siang. (MP/Suryo)

Tak lupa sajian sisinya yang berada di meja. Terdapat sate komo, daging tebal yang ditusuk dengan cita rasa asap. Lalu ada limpa yang mengundang selera dan dilengkapi perkedel dan tempe, Tak lupa pula sate usus sapi yang manis ketika dikunyah.

Rumah makan yang sudah buka sejak tahun 1954 ini memang pantas menyandang predikat legenda. Agaknya warga Kota Malang atau yang pernah menetap di kota ini mengetahui cita rasa rumah makan ini.

Bangunannya masih seperti masa silam tak berubah. Jendelanya diwarnai kuning sangat mencolok bila melintas di depannya. Jalan yang tak terlalu besar yang berada di depan rumah makan ini sangat ramai dengan hilir mudik kendaraan besar dan kecil. Sayangnya keterbatasan parkir untuk roda empat membuat pengemudinya harus pandai-pandai mencari lokasi parkir. Karena tempatnya tidak terlalu besar, maka ketika waktu makan siang rumah makan ini sangat ramai (psr)

Baca Juga:

Mencicip Yerba Mate, Teh Kesukaan Lionel Messi

#Wisata #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Bagikan