Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

NasDem Respons Pertemuan Ridwan Kamil dengan Airlangga Hartarto

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 19 Mei 2022
NasDem Respons Pertemuan Ridwan Kamil dengan Airlangga Hartarto

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil. ANTARA/HO-Humas Pemda Jabar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (15/5).

Pertemuan Kang Emil-sapaan akrab Ridwan Kamil dan Airlangga selaras dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas oleh Golkar, PPP dan PAN.

Baca Juga

PAN Klarifikasi Isu Ridwan Kamil Dampingi Airlangga di Pilpres 2024

NasDem merupakan partai pengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018. Bahkan, partai besutan Surya Paloh itu merupakan parpol pertama yang mengusung Ridwan Kamil dalam kontestasi tersebut.

"NasDem melihat itu sesuatu hal yang memang harus dia lakukan kalau dia punya keinginan menjadi Presiden atau wakil presiden harus dia lakukan komunikasi politik dengan parpol," kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada wartawan, Kamis, (19/5).

Ahmad Ali mengaku tidak mempermasalahkan jika nantinya Ridwan Kamil diusung menjadi capres atau cawapres oleh KIB pada Pilpres 2024. Menurut Ali, Ridwan Kamil tidak mempunyai kewajiban menjadi kader Partai NasDem.

"Sejak awal kita mendukung dia dan tidak pernah mendukung dia sebagai kader Partai Nasdem. Jadi, ketika kita dulu dukung dia, memang tidak pernah meminta dia untuk jadi kader Partai Nasdem,” ungkapnya.

Baca Juga

AHY Silaturahmi ke Airlangga, Saling Memaafkan hingga Jajaki Koalisi

Meski demikian, Ahmad Ali menyoroti pernyataan Ridwan Kamil soal keinginan membalas budi kepada Airlangga Hartarto dan Partai Golkar. Ridwan Kamil sendiri menyatakan mendukung Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 sebagai bentuk membalas budi.

“Itu menarik menurut saya ya, karena memang seharusnya seperti itu ya, supaya politisi itu punya nilai dan hal yang sama itu pernah disampaikan Pak RK ketika dia didekalarasikan NasDem sebagai cagub (Jawa Barat),” kata Ahmad Ali.

Ahmad Ali mengaku bingung, balas budi apa yang ingin dilakukan Ridwan Kamil kepada Airlangga Hartarto dan Partai Golkar. Pasalnya, kata Ahmad Ali, partai berlambang pohon beringin tersebut merupakan parpol pengusung lawan Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

“Jadi saya tidak tahu pada konteks balas budi apa yang dia lakukan pada partai Golkar, karena setahu saya ketika jadi cagub kemarin partai Golkar lawannya dia, iya kan,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Airlangga Gelar Pertemuan dengan Ketum PAN dan PPP

#Partai Nasdem #Ridwan Kamil #Pilpres #Pemilu #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Bagikan