Kesehatan

Napas Bau Urine Bisa Jadi Gejala Penyakit Ginjal

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 22 Juli 2024
Napas Bau Urine Bisa Jadi Gejala Penyakit Ginjal

Napas bau urine bisa jadi gejala gangguan ginjal.(foto: pexels-kamaji-ogino)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - NAPAS bau tak melulu merupakan tanda masalah di mulut. Ternyata napas bau bisa jadi pertanda adanya kondisi gangguan organ dalam seperti gangguan ginjal.

Napas berbau dan busuk menimbulkan ketidaknyamanan aroma tak sedap. Kondisi itu disebut oetor uremicum. Seperti dilansir Healthline.com, bau napas penderita ginjal punya ciri khas, yakni seperti amonia atau urine.

Kondisi bau yang dikeluarkan akibat gangguan ginjal ini disebut dengan istilah azotemia. Kondisi ini muncul bisa karena ginjal yang rusak atau ada cedera pada ginjal.

Bau napas tidak karena kondisi ginjal ini dimulai dari kemampuan ginjal yang tidak dapat mengeluarkan cukup nitrogen. Akibatnyam seluruh bahan kimia akan menumpuk di dalam tubuh, dan bereaksi dengan mengeluarkan bau amonia. Bau amonia tersebut akan keluar ketika penderitanya berinteraksi seperti mengobrol atau berbicara.

Baca juga:

Kebiasaan Mengonsumsi Garam Beresiko Terkena Gagal Ginjal

Untuk mengatasi masalah bau napas ini, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter gigi. Jika bau karena kondisi halitosis berarti yang bermasalah ialah kebersihan mulut yang buruk sehingga prosedur pembersihan gigi atau periodontal (gusi) akan membantu. Jika memiliki gigi dan gusi yang sehat, halitosis mungkin terkait dengan masalah di bagian lain tubuh.

Seperti dilansir Alodokter, jika besar kecurigaannya bau napas ini tanda penyakit ginjal, kamu maka dianjurkan untuk konsultasi ke dokter ahli penyakit dalam untuk menjalani pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut. Keluhan ini harus disampaikan kepada dokter.

Pemeriksaan lab akan dilakukan untuk mengevaluasi fungsi ginjal, termasuk USG pada ginjal. Jangan berpikir bahwa tidak perlu dibawa ke dokter karena tidak ada gejala lain karena umumnya pada kasus gagal ginjal, gejala nyata baru akan muncul pada gagal ginjal stadium IV.

"Bahkan pada banyak kasus, gangguan ginjal baru tampak setelah gagal ginjal tahap akhir. Penanganan tentunya akan dilakukan setelah penyebabnya dipastikan itu merupakan CKD (chronic kidney disease)," kata Dokter Rico Novyanto, seperti dilansir Alodokter, Senin (22/7).(tka)

Baca juga:

Katanya Konsumsi Daging Merah Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan