Nanik S Deyang, Eks Wartawan yang Dipercaya Presiden Prabowo Nakhodai Program MBG

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Nanik S Deyang, Eks Wartawan yang Dipercaya Presiden Prabowo Nakhodai Program MBG

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Jumat (26/9/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - NAMA Nanik Sudaryati Deyang jadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkatnya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Dadan Hindayana pada Selasa (2/6). Beban yang dipikul Nanik memang cukup berat seiring dengan persoalan yang masih kerap melanda program andalan Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sosok Nanik sempat jadi perbincangan publik kala tangisnya pecah dalam sebuah konferensi pers. Momen emosional tersebut terjadi saat ia meminta maaf atas kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa sekolah akibat program MBG.

Nanik S Deyang lahir di Madiun pada 3 Januari 1968. Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, ia dikenal luas sebagai jurnalis senior. Ia memulai karier jurnalistiknya sebagai wartawan di tabloid Bangkit sebelum kemudian berkarier di berbagai perusahaan media nasional.

Karier Nanik tidak hanya berkembang sebagai jurnalis lapangan, tetapi juga masuk ke jajaran manajemen media.

Baca juga:

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti



Berdasarkan data pers 2014, Nanik pernah menjabat Pemimpin Umum Majalah Femme, Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan, komisaris sejumlah media seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di dunia media membuat Nanik dikenal aktif mengikuti isu sosial, ekonomi, hingga politik nasional.

Karier birokrasinya dimulai sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada 2024, hingga akhirnya dilantik menjadi Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025.

Selama menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik dikenal vokal dalam menangani isu keamanan pangan.

Ia memimpin pembentukan tim investigasi khusus untuk menangani insiden keracunan pangan, termasuk menerapkan prosedur penyimpanan sampel makanan di freezer selama dua hari sebagai standar audit.

Nanik juga saat ini rangkap jabatan sebagai Komisaris PT Pertamina per Juni 2025.(Asp)

Baca juga:

Keracunan Massal MBG, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang: Pokoknya Kami Mengaku Salah

#Nanik S Deyang #Badan Gizi Nasional #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
IDN menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berada di jalur yang benar setelah dua tahun, tetapi menekankan perlunya evaluasi dampak MBG, Sekolah Rakyat, dan KDMP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Bagikan