Nama Baru Prabowo Pemberian Habaib dan Ulama

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 19 April 2019
Nama Baru Prabowo Pemberian Habaib dan Ulama

Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya diberi nama baru oleh para ulama, habaib dan kiai. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya diberi nama baru oleh para ulama, habaib dan kiai. Nama baru itu, kata Ketua Umum Partai Gerindra ini adalah Haji Ahmad Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidatonya dalam acara Syukur Kemenangan di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

Calon Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya diberi nama baru oleh para ulama, habaib dan kiai. Foto: MP/Ponco

"Saudara oleh para habaib ulama kiai saya diberi nama, tapi masih saya renungkan tapi kalau sudah daru para habaib itu paling tepat tapi saua ingin konsultasi. Mereka kasih nama saya Haji Ahmad Prabowo Subianto tapi nanti saya tanya rakyat indonesia pantas atau tidak," kata Prabowo.

Pernyataan Prabowo itu langsung mendapat sambutan meriah dari pendukungnya yang memadati kawasan sekitar Rumah Kertanegara. "Pantas," teriak pendukung seraya mendengar orasi dari calon presiden nomor urut 02 itu.

Prabowo sendiri tidak membeberkan siapa habaib ulama atau kiai yang memberikan nama kepadanya itu. Namun dia tampak semringah saat menceritakan hal itu di depan para pendukungnya.

Lebih lanjut, Eks Danjen Kopassus ini mengajak seluruh elemen pendukungnya untuk memanjatkan doa agar usaha untuk memenangkan Pilpres 2019 berhasil.

"Ajak seluruh rakyat Indonesia mengetuk pintu langit berdoa dan bermunajat pada Allah SWT. Agar Allah meridhoi ikhtiar kita serta pastikan bangsa indonesia sebagai bangsa bermartabat berdaulat adil makmur," tandas Prabowo.

Sebelumnya pada Rabu dan Kamis (19/4), Prabowo telah tiga kali mendeklarasikan kemenangannya di Pilpres 2019. Deklarasi itu diklaim berdasarkan hasil penghitungan tim internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Sebelumnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan dalam Pilpres 2019. Prabowo menyebut meraih suara 62%. Hasil tersebut, kata dia, berdasarkan perhitungan real count dan formulir CI yang sudah direkap.

Prabowo Subianto

"Saya Prabowo menyatakan saya dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024 berdasakan 62 persen lebih real count dan c1 yang sudah kami rekap," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4).

Padahal, berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 54 persen, terpaut sekitar 9 persen dari pasangan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya mengantongi 45 persen suara. (Pon)

#Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan