Musnahkan Puluhan Ribu Ton Beras, Bulog Dianggap Tak Pro Rakyat

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 08 Desember 2019
Musnahkan Puluhan Ribu Ton Beras, Bulog Dianggap Tak Pro Rakyat

Pekerja mengangkut karung beras Bulog di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (24/5/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra mengecam Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) yang melakukan pemusnahan 20 ribu ton beras yang disimpan di gudang penyimpanan Bulog. Menurut Bintang, Kepala Bulog Budi Waseso mesti bertanggungjawab.

"Saya meminta Budi Waseso selaku direktur utama Perum Bulog untuk mengkoreksi dalam mengelola dan berakibat perum Bulog rugi 20 ribu ton dengan uang senilai Rp 167 miliar," kata Bintang kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (7/12).

Baca Juga

Inilah Top 5 Penghasil Beras Terbesar Dunia, Indonesia ke Berapa Ya?

Bintang meminta pemerintah menolak ganti kerugian atas kesalahan perum Bulog dalam mengelola beras yang mengakibatkan 20 ribu ton beras akan membusuk.

"Tidak hanya meminta menteri keuangan untuk tidak memberikan uang ganti rugi, kami pun mendesak KPK, BPK dan kejaksaan memeriksa dan mengadili secara detail kerugian 20.000 ton beras akibat salah pengelolaan atau terdapat unsur kesengajaan yang dilakukan oknum oknum rente ekonomi atau mafia pangan," jelasnya.

Perihal kerugian, lanjut Bintang, hal ini sebanding dengan ribuan ton beras yang dibuang sia-sia ditengah kondisi rakyat banyak yang masih kelaparan dan mempertanggung jawabkannya Dimata hukum.

Seorang pekerja mengangkut karung beras saat melakukan bongkar muat di Gudang Bulog Baru Cisaranten Kidul Sub Divre Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/7/2018). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi.
Seorang pekerja mengangkut karung beras saat melakukan bongkar muat di Gudang Bulog Baru Cisaranten Kidul Sub Divre Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/7/2018). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi.

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban akibat tidak becusnya Perum Bulog mengelola beras, kami meminta presiden mengganti seluruh pejabat di perum Bulog, khususnya Dirut utama Budi waseso sebagai sanksi kesalahan fatal dalam pengelolaan yang mengakibatkan perum Bulog merugi ratusan miliar dan terancam bangkrut," ujarnya.

Baca Juga

Tekan Harga Beras di Jakarta, Bank DKI Bagikan Kartu Sakti ke Pedagang

Selain itu, tambah Bintang, Perum Bulog untuk tidak menjual kembali ataupun memberikan secara gratis beras 20.00 ton yang ditengarai sudah busuk dan tak layak konsumsi kepada masyarakat.

"Jika masih saja di perjual belikan atau dibagi-bagikan kepada masyarakat, kami akan melaporkan Perum Bulog kepada Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia dan Kementerian Kesehatan karena telah merugikan konsumen, yakni masyarakat Indonesia," tutup Bintang.

Seperti diketahui, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) akan membuang stok beras yang mutunya berkurang sebanyak 20 ribu ton beras. Pembuangan beras tersebut mendapat sorotan karena membutuhkan dana yang tak sedikit yakni sekitar Rp 160 miliar.

Beras yang dibuang merupakan 1% dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang menumpuk di gudang Bulog sekitar 2,3 juta ton. Cadangan beras tersebut berasal dari impor 2018 sekitar 900 ribu ton dan sisanya dari stok dalam negeri.

Dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 38 Tahun 2018, CBP memang dapat dibuang jika melampaui batas waktu simpan minimum empat bulan atau mengalami penurunan mutu. Bulog pun menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM dan rekomendasi menteri pertanian mengenai kelaikan beras.

Baca Juga

5 Makanan Pokok Lokal Pengganti Nasi yang Tak Kalah Bergizi

Dari stok beras sebanyak 2,3 juta ton, sekitar 100 ribu ton tersimpan di gudang lebih dari empat bulan. Bahkan, beras yang akan dimusnahkan sebanyak 20 ribu ton beras memiliki usia simpan di atas 1 tahun. (Knu)

#Dirut Bulog #Beras
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Hingga 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah terealisasi hampir 60 persen atau telah diterima oleh hampir 20 juta penerima bantuan pangan (PBP) dari total target 33,2 juta PBP.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Keberhasilan serapan berdampak langsung terhadap penguatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras Petani, Stok Makin Banyak
Indonesia
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini adalah cabai merah, bawang merah, tomat, beras dan sawi hijau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Indonesia
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Bulog memiliki sarana dan prasarana yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gudang, jaringan logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Cadangan Beras Capai 5,36 Juta Ton, 2,8 Juta Ton Dierap dari Petani di 2025
Indonesia
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Ketersediaan beras yang melimpah saat ini membuat pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan berbagai program intervensi
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Bantuan Beras Bagi ASN, TNI dan Polri Masih Dimatangkan, Dapat 10 Kilogram Per Bulan
Indonesia
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
harga eceran tertinggi (HET) digunakan sebagai acuan pengendalian harga di tingkat konsumen guna menjaga keterjangkauan pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Cadangan Beras 5 Juta Ton Diklaim Bikin Harga Beras Premium Stabil
Indonesia
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Produksi beras pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 5,04 juta ton atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Indonesia
Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino dan Krisis Global!
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pastikan cadangan beras Indonesia tembus 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino dan Krisis Global!
Indonesia
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Keberhasilan ini bersumber dari berbagai program strategis, mulai dari ekstensifikasi sawah, optimalisasi lahan, hingga penyediaan benih unggul dan bantuan alat mesin pertanian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
Cadangan Beras Melimpah Hingga 5 Juta Ton, Indonesia Dinilai Siap Guncang Dunia dengan Swasembada
Bagikan