MerahPutih.com - Tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek akan mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2027. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut penyesuaian tarif dilakukan setelah tarif transportasi di Jakarta tidak mengalami perubahan selama sekitar 20 tahun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penyesuaian tarif tersebut akan mulai diberlakukan pada awal 2027.
"Dalam menentukan tarif transportasi yang baru, yang sudah 20 tahun tidak pernah mengalami perubahan, akan kami berlakukan tanggal 1 Januari 2027," kata Pramono dalam puncak acara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Provinsi DKI Jakarta, di Balai Samudera, Jakarta Utara, Selasa (29/8).
Baca juga:
Pramono Anung Pertimbangkan Tambah Penerima Transportasi Umum Gratis Jika Tarif Transjakarta Naik
Besaran Tarif Baru Belum Dipastikan
Meski kenaikan tarif telah dipastikan mulai berlaku pada 1 Januari 2027, Pramono belum mengungkap besaran tarif baru untuk layanan Transjakarta dan Transjabodetabek.
Sebelumnya, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) merekomendasikan tarif Transjakarta naik menjadi Rp 5.000 dan Transjabodetabek menjadi Rp 10.000.
Namun, ketika ditanya apakah tarif baru akan mengikuti rekomendasi tersebut, Pramono belum memberikan kepastian. Menurut dia, angka tarif akan diumumkan pada waktunya.
Mengenai angkanya apakah sesuai dengan usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta, nanti akan diumumkan pada saatnya,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pemprov DKI Soroti Tarif Transportasi Jakarta
Pramono menegaskan tarif angkutan umum di Jakarta saat ini masih relatif rendah jika dibandingkan dengan wilayah penyangga di kawasan megapolitan Jakarta.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menilai masih terdapat ruang untuk melakukan penyesuaian tarif.
Karena di Jakarta ini dibandingkan dengan semua daerah yang ada di penyangga, di megapolitan Jakarta, tarifnya paling murah. Tarifnya paling murah. Bahkan sudah 20 tahun tidak pernah ada penyesuaian tarif,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pramono mengatakan Pemprov DKI masih memiliki waktu untuk melakukan sosialisasi sebelum perubahan tarif diberlakukan.
Ia mencontohkan penyesuaian tarif Transjabodetabek rute Blok M–Soekarno-Hatta yang saat ini telah ditetapkan sebesar Rp 15.000.
Baca juga:
DPRD DKI Minta Tarif LRT Jakarta Terjangkau dan Terintegrasi Transum Lainnya
Tarif LRT Jakarta turut Dibahas
Selain Transjakarta dan Transjabodetabek, Pramono menyebut tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai juga menjadi bagian dari pembahasan penyesuaian tarif.
Saat ini, tarif perjalanan LRT tersebut ditetapkan flat Rp 5.000.
Pramono memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan tarif transportasi baru.
"Yang jelas, di dalam menentukan tarif itu, kami pasti mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak membebani secara, bagi masyarakat. Saya yakin tarif ini dibandingkan dengan tarif di sekitar Jakarta, masih menjadi tarif yang paling murah," pungkasnya. (Asp)