MUI Dukung Bawaslu Susun Materi Ceramah, Ini Syaratnya
Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi (tengah). Foto: ANTARA
Merahputih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung rencana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang berkeinginan menyusun materi ceramah para da'i dan penyiar agama jelang Pilkada Serentak 2018.
Asalkan, materi yang disusun hanya terkait sosialisasi Pilkada agar terbebas dari politik uang (money politics) dan politisasi SARA.
"MUI siap bekerjasama dengan Bawaslu demi mewujudkan Pemilu yang berkualitas, aman, damai, bersih, jujur, dan bermartabat," kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid saat dimintai keterangan, Selasa (13/2).
Namun demikian, MUI dirasa perlu meminta penjelasan dari Bawaslu terkait dengan rencana tersebut. Apakah yang dimaksud itu menyusun materi khotbah atau membuat pedoman khotbah.
"Kalau yang akan disusun adalah dua materi khotbah tersebut dengan harapan dapat dijadikan bahan referensi para khatib, dai dan para penyiar agama agar materi khotbah tersebut dapat disosialisasikan kepada umatnya adalah sesuatu hal yang baik," ujar Zainut.
Tetapi, jika seandainya yang dimaksud menyusun materi ceramah diluar konteks dua isu tadi, maka Bawaslu sudah berlebihan.
"Saya kira terlalu jauh Bawaslu memasuki ranah tugas yang bukan wilayahnya. Jadi hal ini menurut saya harus diklarifikasi terlebih dahulu biar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat," imbaunya.
Namun demikian, lanjutnya, MUI menyarankan agar Bawaslu terlebihdulu menyusun panduan terkait penyalahgunaan isu politisasi SARA dan politik uang dalam Pilkada.
"Agar para khatib, dai dan penyiar agama mengetahui batasan dan rambu-rambunya. Jangan sampai ada perbedaan persepsi dalam memahami hal ini, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat," tandasnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Capai 753 Jiwa, MUI: Mereka Mati Syahid
MUI Minta Umat Islam Gelar Shalat Gaib untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumut
DPR RI Khawatir Fatwa MUI Tentang Pajak Daerah Akan Membuat Fiskal Daerah Indonesia Runtuh
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Roy Suryo Cs Dijadikan Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi, Ketum MUI : Pelajaran agar tak Gampang Caci Maki Orang Lain
MUI Tolak Keikusertaan Tim Israel dalam Kejuaraan Dunia Senam di Jakarta
Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny, MUI Minta Infrastruktur Bangunan Segera Dicek
MUI Dorong Sanksi Tegas Aksi Gabungan Arab-Islam dan Barat untuk Akhiri Kekejaman Israel di Gaza
Ingatkan Ada Konsekuensi Hukum, MUI Serukan Setop Penjarahan Saat Demo
MUI Ingatkan DPR dan Pejabat Jangan Bicara Yang Bisa Menyinggung Rakyat