MUI Minta Umat Islam Gelar Shalat Gaib untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumut
Bencana Banjir di Sumut. (Foto: dok. BNPB)
MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta umat Islam untuk melakukan shalat ghaib bagi para korban bencana banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatra.
"MUI menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, khususnya, untuk menyelenggarakan shalat ghaib secara serentak hari ini, Jumat, baik di mushala, masjid, pondok pesantren, maupun lembaga-lembaga pendidikan yang lain," kata Wasekjen MUI Bidang Penanggulangan Bencana, KH Mabroer MS, dalam keterangannya, Jumat (28/11).
MUI mendoakan agar Allah SWT meringankan beban para korban, menerima amal ibadah mereka, serta memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya.
Mabroer juga menekankan pentingnya percepatan pencarian korban yang masih hilang serta penyediaan fasilitas darurat seperti dapur umum, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan tidur dan mandi.
"Agar supaya para korban yang notabene terputus seluruh aksesnya bisa mendapatkan prioritas, terutama dari pemberian sembako," ungkapnya.
Ia mendukung langkah cepat pemerintah pusat dalam mengirimkan bantuan melalui pesawat maupun helikopter.
Baca juga:
Bencana Hidrometeorologi Meluas, Pemprov Sumut Aktifkan Status Darurat 14 Hari
1.030 Personel Polri Turun ke Lokasi Bencana Sumut, Buka Akses Jalan dan Cari 88 Korban Hilang
Selain itu, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang ketika ingin menyalurkan bantuan agar tidak salah sasaran akibat minimnya informasi di lapangan.
"Agar supaya semua potensi bantuan bisa terkumpul dan terkoordinasi dengan baik dan sampai ke tujuan dengan benar, jangan sampai kita salah kirim," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan update terakhir dari Kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total ada 48 korban tewas dan 88 hilang akibat musibah banjir dan longsor di Sumut sejak Senin (24/11).
Berikut sebaran korban berdasarkan wilayah:
- Kabupaten Tapanuli Selatan: 17 orang
- Tapanuli Utara: 9 orang
- Tapanuli Tengah: 4 orang
- Pakpak Bharat: 2 orang
- Nias Selatan: 1 orang
- Kota Sibolga: 8 orang
- Kota Padangsidimpuan: 1 orang
- Kabupaten Humbang Hasundutan (BNPB): 5 orang
(Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Akses Bandara Soetta Terendam, Jasa Marga Turunkan 9 Pompa di Tol Sedyatmo
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Ratusan Orang Mengungsi Akibat Luapan Kali Item Jakarta Utara
Hujan Deras Sejak Minggu, Tol Sedyatmo Menuju Bandara Soetta Tergenang Banjir
6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Banjir, Ada 18 Titik
Update Banjir Jakarta Hari ini 12 Januari 2026: Banjir Meluas di 28 RT dan 46 Ruas Jalan
Ketinggian Banjir di Beberapa Titik Jakarta Capai 1 Meter