Muhammadiyah Serukan Kerja Sama untuk Negeri, Hasto: Senapas dengan PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Ormas Islam Muhammadiyah genap berusia 106 tahun pada 18 November 2018. Di usia seabad ini Muhammadiyah kembali mengingatkan bangsa Indonesia untuk terus bersama membangun bangsa melalui tema milad "Ta'wun untuk Negeri" (Bekerja Sama untuk Negeri).
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulisnya menyambut baik seruan Muhammadiyah. Dia menilai, ajakan itu sangat positif untuk melakukan gerakan bersama membangun bangsa.
"Pesan yang disampaikan Muhammadiyah dalam milad ke-106 agar seluruh komponen bangsa secara kolektif menggelorakan semangat kemitraan dan tindakan nyata untuk saling menolong dan kerja sama untuk kebaikan, kemaslahatan, dan kemajuan bangsa dan negara, sangat positif," kata Hasto, Senin (19/11).
Menurut Hasto, apa yang diserukan Muhammadiyah senapas dengan perjuangan partai berlambang banteng tersebut. "PDI Perjuangan senapas dengan seruan Muhammadiyah tersebut. Apa yang disampaikan juga sejiwa dengan kepemimpinan Pak Jokowi yang selalu merangkul, mengedepankan dialog," ujarnya.
Semangat Ta'wun, gotong-royong, kerja sama inilah yang perlu didorong dan dibangun demi kemaslahatan bangsa di masa depan.
"Semangat ta’awun itulah yang kami gelorakan dalam kerja gotong royong, di mana yang kuat seharusnya membantu dan memberdayakan yang lemah," pungkasnya. (Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Milad ke-106, Wapres Jusuf Kalla Terima Penghargaan Muhammadiyah Award
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP