Muhaimin Lirik Sri Mulyani Jadi Calon Wakil Presiden
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Para calon presiden (capres), terutama ketua umum partai politik terus melakukan manuver mengajak partai politik lain, agar bisa memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.
Saat ini, semua parpol masih dalam proses penjajakan untuk diajak berkoalisi, termasuk mencari pendamping sebagai calon wakil presiden.
Baca Juga:
Perombakan Kabinet, Muhaimin: Mepet-mepet Baru Diajak Bicara
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan ingin menggandeng Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Maju di Pemilu 2024, dapat pasangan yang baik, pasangan yang tepat. Salah satu yang saya lirik untuk menjadi cawapres saya adalah Ibu Sri Mulyani, Menteri Keuangan," kata Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Muhaimin meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar langkahnya untuk maju di Pilpres 2024 mendapat kemudahan dan kelancaran.
Dia mengungkapkan, alasan kuat mengapa memilih Sri Mulyani sebagai bakal cawapres pasangannya, yaitu karena memiliki pengalaman di bidang ekonomi.
"Cawapres sementara yang masuk dalam radar, Ibu Sri Mulyani, karena beliau punya pengalaman dan dahsyat soal ekonomi. Ekonomi kita lagi sulit, krisis akan menjadi resesi, resesi harus diantisipasi, sehingga butuh wapres yang kuat dan mengerti soal ekonomi," katanya di sela-sela acara Konser Kebangsaan Muhaimin bersama Kotak di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Minggu.
Muhaimin mengaku belum menjalin komunikasi secara langsung dengan Sri Mulyani terkait niatnya menggandeng mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.
Pihaknya akan membicarakan rencananya tersebut kepada partai-partai politik lain dan masyarakat; selanjutnya, baru akan berbicara dengan Sri Mulyani.
"Proses penjajakan semua yang dilakukan parpol belum ada yang final. Semua partai juga begitu, mungkin satu-satunya yang final adalah KIB (Koalisi Indonesia Baru), tapi dari berbagai perbincangan masih cair semua," ujarnya.(Pon)
Baca Juga:
Komunitas UMKM Sukoharjo Deklarasi Gus Muhaimin Capres 2024
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
PKB Tolak Reposisi Polri ke Kementerian: Ini Langkah Mundur Reformasi
Legislator PKB: Gaji Guru Honorer Tak Manusiawi, Negara Lakukan Pelanggaran HAM
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, ini Tugas dan Perannya
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, PKB: Saatnya Bersihkan Mafia Peradilan
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, PKB Harap Bisa Hasilkan Kebijakan yang Bikin Rakyat Sejahtera
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional