Mudik 2018

Mudik Malam? Jangan Sembarang Tancap Gas

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 09 Juni 2018
Mudik Malam? Jangan Sembarang Tancap Gas

Mudik di malam hari harus lebih waspada. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PILIHAN waktu mudik tidak selalu di pagi hari. Beberapa pemudik memilih malam hari untuk memulai perjalanan mereka menuju kampung halaman. Alasannya, udara pada malam hari lebih sejuk. Lalu lintas juga biasanya juga lebih renggang. Walaupun jalanan daerah pastinya dipenuhi lautan pemudik di waktu kapan pun.

Tapi, kewasapadaan tentunya perlu lebih ditingkatkan jika pemudik berangkat di malam hari. Jalanan sangat gelap. Di beberapa jalur alternatif, lampu penerangan juga kurang mendukung. Ditambah kondisi kamu yang agak lelah. Enggak bisa dibohongi, sejatinya malam hari digunakan sebagai jam tidur.

Tapi tidak masalah bagi kamu yang tetap ingin melakukan perjalanan di malam hari. Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

Lampu jalan di malam hari minim pencahayaan .(Foto: Pexels/Egor Kamelev)

1. Kurangi kecepatan

Meskipun ada penerangan, terkadang jalanan masih terlihat samar. Karenanya kurangi kecepatan kamu dalam berkendara. Belum lagi medan jalur mudik beragam. Ada jalanan berlubang, tikungan tajam, tanjakan, dan turunan. Kamu harus lebih hati-hati dalam melaju. Jika memang tengah melintasi trek yang lurus, tidak mengapa kamu menambahkan sedikit kecepatan. Intinya kecepatan mobil kamu tidak bisa sebebas di siang hari.

2. Jarak pandang

Ini fungsinya kamu memeriksa kondisi fisik mobil sebelum berangkat. Pastikan seluruh lampu mobil berfungsi, headlight, taillight, lampu sein, hingga fofgamp. Penerangan lampu mobil kamu akan membantu penerangan. Jangan terlalu mengandalkan penerangan sekitar. Selain itu kamu juga bisa membuat penerangan bagi pemudik lain yang berada di depan maupun belakang kamu. Sehingga kamu dan pemudik lain akan saling memberikan penerangan. Jangan lupa juga pastikan jendela depan kamu bersih.

Gunakan lampu mobil sebagai penerangan jalan. (Foto: Pexels/Markus Spiske)

3. Manfaatkan spion

Di belakang kamu juga ada pemudik lain yang melintas. Jangan sampai kamu kesilauan dengan lampu pemudik itu. Spion bisa membuat mata kamu silau saat melihat ke belakang. Untuk itu, tekuk spion sedikit ke atas atau ke bawah tanpa mengurangi penglihatan kamu ke belakang. Jangan pasang spion dengan jarang pandang lampu mobil pemudik di belakang kamu.

4. Patuh dengan marka jalan

Penerangan di jalan memang minim. Namun, marka jalan tidak pernah minim. Pemasangan marka jalan tentunya memudahkan pelintas untuk mengetahui kondisi jalanan yang akan dilintasi. Karena itu, patuhilah marka jalan tersebut. Misalnya ada marka jalan yang mengharuskan kamu melaju dengan kecepatan 60 km. Jadi jangan menancap gas melebihi kecepatan itu ya.

Marka jalan membantu kamu lebih waspada. (Foto:Pexels/Pixabay)

5. Istirahat

Tidak perlu memaksakan kondisi kamu. Malam hari memang digunakan untuk beristirahat. Kalau sudah lelah beristirahatlah sebentar. Memejamkan mata lebih kurang 15-20 menit sudah cukup. Cari juga tempat aman untuk menepi. Selain itu, jangan sembarangan beristirahat di jalanan yang sepi. Paling aman kamu bisa melipir sebentar di rest area atau pom bensin yang ramai. Lebih aman lagi jika ada anggota keluarga yang bisa menggantikan kamu untuk menyetir mobil.

Sahabat Merah Putih, tetap berhati-hatilah saat mudik. Kamu bisa mencapai kampung halaman dengan selamat asalkan selalu waspada selama di perjalanan. (Ikh)

Baca juga artikel tentang mudik lainnya di sini Mudik Bawa Bayi dengan Kendaraan Pribadi? Begini Persiapannya

#Tips Traveling #Mudik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Indonesia
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Indonesia
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Selain pengaturan jalur, Jasa Marga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengendara dan kelaikan kendaraan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Indonesia
Tol Fungsional Japek II Dioperasikan saat Arus Balik Lebaran 2026, Perjalanan Bandung- Jakarta Tak Lagi Lintasi Tol Cipularang
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap waspada dan menjaga batas kecepatan mengingat status jalur yang masih fungsional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Tol Fungsional Japek II Dioperasikan saat Arus Balik Lebaran 2026, Perjalanan Bandung- Jakarta Tak Lagi Lintasi Tol Cipularang
Indonesia
Puncak Arus Balik Tembus 285 Ribu Kendaraan, Kemenhub Rayu Swasta Terapkan Kerja dari Mana Saja
Aan menilai fleksibilitas waktu kerja merupakan solusi efektif untuk mendistribusikan beban lalu lintas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Puncak Arus Balik Tembus 285 Ribu Kendaraan, Kemenhub Rayu Swasta Terapkan Kerja dari Mana Saja
Bagikan